KONSEP ZUHUD METODE TAHLILIYAH MENURUT PENAFSIRAN SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI DALAM PENAFSIRANNYA DALAM SURAT AL ANKABUT 64 DAN LUQMAN 33

Haniah, Umi (2013) KONSEP ZUHUD METODE TAHLILIYAH MENURUT PENAFSIRAN SYEKH ABDUL QADIR AL JAILANI DALAM PENAFSIRANNYA DALAM SURAT AL ANKABUT 64 DAN LUQMAN 33. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[thumbnail of cover.pdf]
Preview
Text
cover.pdf

Download (82kB) | Preview
[thumbnail of abstrak.pdf]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (10kB) | Preview
[thumbnail of bab1.pdf]
Preview
Text
bab1.pdf

Download (204kB) | Preview
[thumbnail of bab2.pdf]
Preview
Text
bab2.pdf

Download (270kB) | Preview
[thumbnail of bab3.pdf]
Preview
Text
bab3.pdf

Download (108kB) | Preview
[thumbnail of bab4.pdf]
Preview
Text
bab4.pdf

Download (177kB) | Preview
[thumbnail of bab5.pdf]
Preview
Text
bab5.pdf

Download (119kB) | Preview
[thumbnail of daf.pustaka.pdf]
Preview
Text
daf.pustaka.pdf

Download (65kB) | Preview

Abstract

Tafsir merupakan salah satu produk dari kajian Al Quran yang mempunyai banyak wajah dalam sejarah perkembangannya mulai zaman Shahabat hingga sekarang. Ini disebabkan oleh banyaknya mufassir yang muncul dari berbagai kalangan, meskipun para ulama telah mensyaratkan kriteria mufassir sebagai batasan dalam pemaknaan Al Quran dengan berbagai disiplin keilmuan yang dikuasai mereka. Salah satu mufasir yang mencoba menafsirkan Al Quran adalah Syeikh Abdul Qadir Al Jailani yang notabenenya dikenal sebagai seorang ulama Sufi, bahkan tidak sedikit yang mengkultuskannya sebagai seorang wali sehingga bisa ditebak bahwa tafsir yang coba ditawarkannya kental dengan nuansa sufistik.
Penelitian berikut ini mencoba mengungkap lebih lanjut tentang dugaan tersebut atau dengan lebih spesifik mengungkap sistematika metode atau manhaj beserta kecenderungannya atau Ittijah,dan juga zuhudnya. Tafsir ini mempunyai keunikan tersendiri yaitu kemunculannya lebih dari sembilan ratus tahun sejak wafatnya Syaikh Abdul Qadir Al Jailani. Naskah tafsir ini sendiri ditemukan oleh Syaikh Muhammad Fadil Jilani, keturunan Syaikh Abdul Qadir yang kedua puluh lima di kota Vatikan Roma, tempat suci orang Nasrani. Sehingga kemunculan tafsir ini mendapat pro kontra dari para Ulama tentang otentisitasnya.

Item Type: Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined])
Uncontrolled Keywords: Syaikh Abdul Qadir Al Jailani; Sistematika; Tafsir Al Ankabut;
Subjects: Tafsir > Tasfir Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id
Date Deposited: 30 Jan 2014
Last Modified: 16 Apr 2015 07:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/11007

Actions (login required)

View Item
View Item