WafiI, Abdul (2013) FENOMENA PREMANISME POLITIK: STUDI KASUS PEMILIHAN KEPALA DESA MONTOR KECAMATAN BANYUATES KABUPATEN SAMPANG MADURA. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (161kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (32kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (60kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (100kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (78kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (68kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (80kB) | Preview
Bab 5.pdf
Download (24kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (219kB) | Preview
Abstract
Premanisme politik dewasa ini semakin kerap terjadi, bukan hanya di pentas nasional akan tetapi mulai merambah ke pelosok negeri ini.
Politik uang dan tindakan kekerasan dalam politik tidak dapat dibendung hingga akhirnya seakan menjadi budaya dalam perpolitikan saat ini. Etika politik yang dianggap sebagai filter politik tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bahkan sebaliknya, para politisi semakin berani menyalahi aturan-aturan dan norma-norma yang berlaku di negeri ini.
Penelitian ini fokus pada tema fenomena premanisme dalam politik yang terjadi di desa Montor Sampang Madura. Penelitian ini akan menjawab dua hal penting yaitu; 1) apa latar belakang adanya premanisme politik dalam pemilihan kepala desa di desa Montor?, 2) apa bentuk premanisme politik dalam pemilihan kepala desa di desa Montor?.
Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dimana data-data yang dikumpulkan dan dianalisis berupa penjelasan, keterangan yang bukan bentuk angka-angka. Sedangkan dalam penjelasannya, penelitian ini bersifat deskriptif yaitu suatu bentuk pendekatan yang dilakukan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang diselidiki. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan in-depth interview, observasi dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teori sosial utamanya teori konflik.
Sedangkan kesimpulan penelitian ini yaitu; 1) latar belakang adanya premanisme politik di desa Montor disebabkan oleh beberapa hal: a) tradisi kekerasan yang masih cukup mengakar kuat di dalam kehidupan masyarakat, b) politik dan kekuasaan yang dalam taraf tertentu dapat menghalalkan segala cara (termasuk di dalamnya tindakan premanisme) untuk mendapatkan tujuan yang diimpikan, c) watak kemaduraan yang cukup keras dibanding dengan daerah-daerah lain, dan e) faktor ekonomi, yang diindikasikan dengan adanya oknum oknum tertentu (termasuk para blater) yang menginginkan untuk meraup keuntungan finansial dalam proses pemilihan kepala desa. Dan 2) bentuk premansime yang terjadi dalam pemilihan kepala desa Montor hanya berbentuk tindakan psikis bukan fisik.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Zaky Ismail, M. Si |
| Uncontrolled Keywords: | Premanisme, Politik, Pemilihan Kepala Desa, Blater |
| Subjects: | Politik |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Politik Islam |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 28 Jan 2014 |
| Last Modified: | 07 Apr 2015 08:07 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10958 |
