Wahyu, Sulstyasrini (2016) PEMUDA DAN SUBORDINASI PERTANIAN STUDI PERAN PEMUDA DALAM MENGELOLA POTENSI PERTANIAN DI DESA GEDANG KULUT KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIIK. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, Uin Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (1MB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (311kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (205kB) | Preview
Bab 1.pdf
Download (383kB) | Preview
Bab 2.pdf
Download (434kB) | Preview
Bab 3.pdf
Download (734kB) | Preview
Bab 4.pdf
Download (209kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (355kB) | Preview
Abstract
Eksistensi pertanian dimata pemuda mengalami penurunan pemaknaan yang mana untuk saat ini pertanian di pandang hanya sebagai kegiatan untuk membantu orang tua saja dan bukan sebuah hal yang harus dikelolah dan dikembangkan potensinya. Untuk saat ini pemuda mengartikan pertanian bukan lagi menjadi pengerak utama perekonomian, mereka lebih mengedepankan rasionalitas untuk mempertimbangkan pilihan yang diambilnya. Ada dua rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimana peran pemuda dalam mengelola potensi pertanian? 2) Mengapa pemuda desa Gedang Kulut Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik lebih memilih berkerja di sektor industri dari pada mengelola potensi pertanian?. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedang Kulut Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan desa Gedang Kulut merupakan salah satu kawasan yang masih memiliki potensi pertanian yang besar namun penduduknya kebanyakan memilih sektor lain di luar sektor pertanian. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional untuk menganalisis peran pemuda dan subordinasi pertanian, yang mana dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa peran pemuda dalam pertanian lebih terlihat ketika masa panen saja, sedangkan dalam kegiatan pertanian saat masa menanam dan merawatnya pemuda desa tidak seberapa menunjukkan peranannya, karena pemuda saat ini lebih memperioritaskan pekerjaannya ketimbang turut serta dalam kegiatan pertanian. Dan diketahui juga dalam penelitian ini terdapat empat faktor yang mendorong pemuda lebih mensubordinasikan pertanian dan lebih memilih berkerja di sektor industri diantaranya yaitu, faktor ekonomi, faktor pola pikir faktor orang tua dan faktor geografis. Pergeseran yang terjadi pada ketertarikan pemuda dalam pertanian tidak dapat dipaksakan karena setiap orang memiliki kebebasan memilih dan setiap tindakan perseorangan mengarah pada sesuatu tujuan dan tujuan itu ditentukan oleh nilai atau pilihan yang telah dipertimbangkan menurut rasional yang dimilikinya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemuda; Subodinasi; Pertanian |
| Subjects: | Sosiologi > Sosiologi Kota |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi |
| Depositing User: | Sulistyasrini Wahyu |
| Date Deposited: | 25 Aug 2016 01:24 |
| Last Modified: | 25 Aug 2016 01:24 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10659 |
