Turmudi, Imam (2013) PANDANGAN BRYAN S. TURNER TENTANG ISLAM: KAJIAN TENTANG ORIENTALISME. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Cover.pdf
Download (83kB) | Preview
Abstrak.pdf
Download (83kB) | Preview
Daftar Isi.pdf
Download (92kB) | Preview
Bab1.pdf
Download (279kB) | Preview
Bab2.pdf
Download (192kB) | Preview
Bab3.pdf
Download (101kB) | Preview
Bab4.pdf
Download (162kB) | Preview
Bab5.pdf
Download (42kB) | Preview
Daftar Pustaka.pdf
Download (63kB) | Preview
Abstract
Problematika yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana sejarah pemikiran dan gerakan orientalisme; (2) bagaimana pandangan Bryan S. Turner tentang Islam. Penelitian ini dimaksudkan untuk: Pertama, untuk mengungkap hal-hal yang melatarbelakangi sejarah pemikiran dan gerakan orientalisme. Kedua, untuk mengetahui pemikiran Bryan S. Turner tentang Islam, yang secara khusus dimaksudkan sebagai bahan koreksi terhadap tesa yang dihasilkan oleh Max Weber mengenai interpretasinya mengenai Islam.
Hasil penelitian mengungkap, bahwa secara historis orientalisme, atau gerakan pengkajian ketimuran ini baru muncul pada abad ke 18. Gerakan ini acapkali diasosiasikan sebagai gerakan yang berpretensi untuk menguasai dan melemahkan dunia Timur, khususnya Islam. Hal ini bukan tanpa dasar, karena munculnya gerakan orientalisme telah menyebabkan adanya arogansi intelektual dengan mengklaim dunia Barat sebagai ukuran peradaban, karena Timur hanya dihadirkan sesuai dengan konstruksi yang digunakan oleh Barat.
Menurut Bryan S. Turner, kajian yang dilakukan oleh Max Weber tentang Islam, dan menghasilkan ragam kritik yang dialamatkan pada Islam tidak menemukan relevansinya. Dengan kata lain, secara tegas dapat disimpulkan bahwa kajian tentang Islam yang dilakukan oleh Max Weber, bagi Bryan S. Turner tidak kompetebel dengan realitas yang ada dalam agama Islam. Hal ini berpijak pada pelbagai fakta yang disuguhkannya (Bryan S. Turner), dan fakta tersebut membantah terhadap ragam kesimpulan yang dihasilkan oleh Max Weber, misalnya, dimensi rasionalitas yang justru dibawa dan ada di dalam agama Islam. Max Weber dalam konteks ini menegaskan bahwa agama Islam tidak memiliki potensi bagi bertumbuh-kembangnya nilai-nilai kapitalisme. Padahal pendasaran Max Weber tentang Islam hanyalah merupakan atau bermula dari keterbatasan pengetahuan Max Weber tentang Islam.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bryan S. Turner, Islam, Orientalisme |
| Subjects: | ?? SIK ?? |
| Divisions: | Program Magister > Filsafat Agama |
| Depositing User: | Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsa.ac.id |
| Date Deposited: | 09 Dec 2013 |
| Last Modified: | 07 Apr 2015 03:11 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/10491 |
