REPRESENTASI PAHLAWAN UNDERGROUND DALAM FILM THE GREEN HORNET : ANALISIS SEMIOTIK MODEL CHARLES S. PIERCE

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kusumadewi, Martin (2012) REPRESENTASI PAHLAWAN UNDERGROUND DALAM FILM THE GREEN HORNET : ANALISIS SEMIOTIK MODEL CHARLES S. PIERCE. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (271kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (21kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (47kB) | Preview

Abstract

Ada sebuah permasalahan yang hendak dikaji dalam skripsi ini, yakni bagaimana Pahlawan Underground direpresentasikan melalui tanda verbal maupun non verbal dalam film The Green Hornet, kemudian bentuk representasi seperti apa yang di peroleh.
Untuk mengungkap persoalan tersebut secara menyeluruh dan mendalam, dalam penelitian ini digunakan metode penelitian paradiigma kritis yang merupakan upaya menemukan makna termasuk dari hal-hal tersembunyi dibalik sebuah teks. Juga semiotika strukural Charles S . Peirce, yang digunakan untuk memberikan gambaran dan makna mengenai representasi Pahlawan Underground dalam film ini.
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa, (1) Pahlawan Underground dalam film The Green Hornet merepresentasikan proses pencarian jati diri dikarenakan sang superhero underground mengalami krisis identitas dengan melakukan serangkaian aktifitas yang dianggapnya sebagai kebenaran. Selain itu, (2) Pahlawan uderground dalam film The Green Hornet ini juga merepresentasaikan akan melemahnya penegakkan hukum (law envorment) terhadap tindak kejahatan yang dimiliki kelompok dominan (mafia).
Bertitik tolak dari penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk mencegah masyarakat dalam menemukan identitas, adapun masyarakat harus melek media, sehingga diharapkan dapat memfilter segala tayangan dalam bentuk apapun dari media karena media massa merupakan komunikasi yang berarus informasi sepihak, satu arah, tidak bervariasi yang tidak saling memeberi dan mempengaruhi. Sedangkan, untuk penegak hukum penelitian ini bisa di jadikan bahan referensi pembelajaran untuk mencegah masyarakat yang memiliki kekuasaan berlaku anarkis, main hukum sendiri, semena-mena (sok berkuasa dan sok pahlawan) dengan memberikan jaminan penegak hukum yang tegas, konkrit dan bertanggung jawab.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kusumadewi, MartinUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Semiotika
Uncontrolled Keywords: Representasi; Pahlawan Underground; Analisis Semiotik
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 22 Nov 2012
Last Modified: 15 Apr 2015 07:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9914

Actions (login required)

View Item View Item