Ketergantungan ekonomi Pesanggem terhadap Tengkulak dalam pengelolaan lahan Baon di Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Radhiana, Kharisma Gita (2012) Ketergantungan ekonomi Pesanggem terhadap Tengkulak dalam pengelolaan lahan Baon di Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Kharisma Gita Radhiana_B05208023.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pesanggem terhadap tengkulak dalam Pengelolaan lahan Baon di Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun” dimaksudkan untuk mengetahui peran tengkulak dapat mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi para pesanggem dan terjadinya ketergantungan ekonomi pesanggem terhadap tengkulak di Desa Randualas Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan teori – teori sosial untuk melakukan analisis kondisi lapangan, teori yang digunakan antara lain teori ketergantungan Andre Gunder Frank, teori hegemoni Antonio Gramsci, teori tindakan sosial Weber dan teori Eksploitasi Karl Marx. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Selain itu peneliti bermaksud memahami situasi sosial secara mendalam. Penelitian ditujukan untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh. Sehingga dalam teknik penggalian data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti melihat aktifitas masyarakat yang ada di Desa Randualas, dengan memperhatikan informasi seputar ketergantungan ekonomi pesanggem terhadap tengkulak.Subyek penelitian ini adalah tengkulak, para pesanggem, anggota LMPSDH, pihak Perhutani, ketua kelompok tani, bakul dan lain sebagainya. Ketergantungan ini diawali dari kebutuhan akan pesanggem dalam menggarap lahan Baon sehingga menjadikan tambang emas bagi pihak pemilik modal untuk menanamkan modalnya di Desa tersebut. Proses eksploitasi ini dibantu oleh beberapa bakul sebagai tangan kanan tengkulak. Ketergantungan ini berpengaruh dengan kondisi perekonomian warga. Hal ini disebabkan karena adanya keterjeratan dan tidak akan lepas dari sistem permodalan tengkulak yang seharusnya para pesanggem mendapat hasil panen yang maksimal bahkan berbanding terbalik. Hasil panen terutama jagung sepenuhnya milik tengkulak sebagai pihak pemilik modal. Dari hasi penelitian yang telah dilakukan,diketahui bahwa ketergantungan yang dilakukan oleh tengkulak sebagai pihak pemilik modal terhadap pesanggem merupakan tindakan eksploitasi. Dimulai dari sejarah awal masuknya tengkulak ke desa Randualas di sebabkan karena masyarakat khususnya pesanggem membutuhkan modal yang besar untuk mengelolah lahan Baon. Ketergantungan ini melalui proses hegemoni yakni peminjaman hutang tanpa jaminan sehingga membuat pesanggem berbondong –berbondong mencari modal yang mudah lewat tengkulak. Ketika mereka mulai terjerat dan tergantung oleh sistem permainan yang dibuat sebelumnya oleh tengkulak membuat para pesanggem tidak dapat terlepas dan terjadilah tindakan kepasrahan serta kepatuhan yang berlebihan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Radhiana, Kharisma Gita--UNSPECIFIED
Subjects: Ekonomi > Ekonomi Pertanian
Sosiologi
Keywords: Ketergantungan Ekonomi; Pesanggem; Tengkulak; Baon
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Sosiologi
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 Oct 2012
Last Modified: 08 Mar 2019 08:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9791

Actions (login required)

View Item View Item