IDEOLOGI POLITIK PARTAI GOLKAR DALAM PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Manab, Abdul (2014) IDEOLOGI POLITIK PARTAI GOLKAR DALAM PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (500kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (303kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (66kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian lapangan tentang "ideologi Politik Partai Golkar Dalam perspektif Siyasah Syar’iyah”, penelitian ini bertujuan untuk menjawab persoalan tentang Bagaimana ideologi Politik Partai Golkar? dan Bagaimana Perspketif Siyasah Syar’iyah terhadap Ideologi Politik Partai Golkar?.
Dalam menjawab permasalahan tersebut digunakan jenis penelitian kepustakaan (library research), Adapun tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi, membaca, dan mencatat. Data yang berhasil dikumpulkan selanjutnya disusun dan dianalisis dengan menggunakan pola pikir deduktif, yakni memaparkan konsep Siyasah Syar’iyah untuk menganalisis tentang Ideologi Partai Politik Golkar.
Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa Pertama, Lahirnya Partai Golkar tidak bisa lepas dari adanya Partai komunis Indonesia (PKI) yang memperluas pengaruhnya atas bantuan pemerintah orde lama. Sejalan dengan perkembangannya dalam menghadapi tekanan PKI sebagai salah satu upaya melaksanakan UUD 1945, maka golkar dengan golongan fungsionalnya berperan aktif, guna mengimpelementasikan UUD 1945, hingga akhirnya keluarlah peraturan Presiden Nomor 12 tahun 1959, yang secara resmi mengangkat 200 orang wakil golongan karya di MPR.
Sehingga dengan adanya perluasan pengaruh Partai Komunis Indonesia (PKI) Harun Nasution dan teman-temannya membentuk Sekretariat bersama (SEKBER) Golkar. Kedua, kemenangan yang diperoleh oleh partai Golkar pada Pemilu 1999 menjadi partai pemenang kedua setelah PDIP. Dan pada 2004 menempati urutan pertama. itu tidak bisa lepas dari arah perjuangannya dalam mengambil hati masyarakat, dengan ideologinya, yaitu konsisten menjadi benteng terdepan dalam mempertahankan Pancasila dan jiwa Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sedangkan Jika dilihat perspektif Siyasah Syar’iyah, bahwa Al-Qur’an dan hadits telah memberikan skema kehidupan, sehingga harus dijadikan landasan etis dan moral bagi seluruh dimensi kehidupan. Islam tidak memerintahkan mendirikan sistem negara Islam secara formal, akan tetapi Islam hanya memerintahkan cara hubungan manusia dengan allah, dan pergaulan antara sesama manusia dalam aktivitas sehari-harinya. ideologi Pancasila ketika dikaitkan dengan ajaran al-qur’an. Pancasila Tidak bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an. Karena didalamnya mencerminkan isi dari Asl-Qur’an.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Suis Qaim Abdullah
Creators:
CreatorsEmailNIM
Manab, AbdulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Partai Politik
Uncontrolled Keywords: Ideology; Politik; Partai; Golkar
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Feb 2015 05:16
Last Modified: 18 Feb 2015 05:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/968

Actions (login required)

View Item View Item