Al Nifaq fi al qur'an al karim: dirasah maudhuiyah

Balramman, Fadhalla F. (2016) Al Nifaq fi al qur'an al karim: dirasah maudhuiyah. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (923kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (901kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (567kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (621kB) | Preview
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (520kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Para ahli tafsir menyebutkan beberapa jenis kemunafikan, antara lain kemunafikan amaliah dan kemunafikan akidah. Sementara itu, ada dua jenis kemunafikan lain yang tidak disinggung oleh mereka, yaitu kemunafikan yang bersifat politis dan sosial. Kemunafikan adalah menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekufuran. Para psikolog muslim menganggap, bahwa kemunafikan ini adalah keguncangan psikis seseorang, sehingga ini merupakan fenomena penyakit psikis. Sementara itu ada beberapa rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Jenis kemunafikan apa saja yang didefinisikan oleh al-Qur'an al-Karim? 2) Sifat-sifat kemunafikan apa saja yang disinggung oleh ayat-ayat al-Qur'an al-Karim? 3) Apa peran penting al-Qur'an dalam memberikan terapi terhadap fenomena ini? Sementara tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Menjelaskan beberapa jenis kemunafikan yang didefinisikan oleh al-Qur'an, 2 Menemukan sifat-sifat kemunafikan yang diungkapkan di ayat-ayat al-Qur'an, 3) Menunjukkan peran al-Qur'an dalam memberikan terapi fenomena terhadap kemunafikan ini. Penelitian ini bisa disimpulkan menjadi beberapa kesimpulan, sedangkan yang paling menonjol adalah: 1) Bahwa kemunafikan bisa dibedakan menjadi bersifat agama dan dunia. Sedangkan yang bersifat agama masih terbagi menjadi bersifat akidah dan kemunafikan amaliah. Sedangkan kemunafikan yang bersifat dunia dibedakan menjadi beberapa jenis, ada yang bersifat politis, kemunafikan komunitas sosial. 2) Adapun sifat-sifat kemunafikan maka terdapat tiga pembahasan: Ciri (sifat) yang bersifat agama, psikis, dan social menjelaskan tentang pengarun sifat-sifat ini terhadap individu dan masyarakat. 3) Peran al-Qur'an dalam memberikan terapi terhadap fenomena kemunafikan ini telah disebutkan beberapa hal yang penting. Penulis menemukan beberapa jenis kemunafikan di sini dengan teori yang menyempurnakan teori klasik. Sebenarnya kemunafikan tidak hanya terbatas pada kemunafikan yang disebutkan oleh para ahli tafsir, akan tetapi masih ditemukan jenis kemunafikan yang lain. Teori baru ini berjalan sesuai dengan kenyataan yang ada di masyarakat muslim sekarang ini, yakni kemunafikan dunia, yang terdiri dari bermacam-macam kemunafikan, seperti kemunafikan politis, sosial. Sifat-sifat kemunafikan baik yang ada pada teori klasik maupun teori modern, seluruhnya telah disinyalir di dalam al-Qur'an. Para ahli tafsir sebenarnya telah menggunakan argumentasi dari as-Sunnah an-Nabawiyah, untuk menyempurnakan teori klasik, disamping ada teori baru, dengan menyimpulkan sifat-sifat yang disebutkan di dalam al-Qur'an, sehingga dibedakan menjadi kemunafikan intelektual, psikis, dan moralitas kemudian menyebutkan pengarun sifat-sifat ini terhadap individu dan masyarakat.

Item Type: Thesis (PhD)
Uncontrolled Keywords: Munafiq; Al Quran
Subjects: Akhlak > Akhlak Tercela
Divisions: Program Doktor > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Aug 2016 05:52
Last Modified: 22 Jun 2017 07:16
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9463

Actions (login required)

View Item View Item