UNSUR INTRINSIK KISAH PUTRA RAJA DAN PARA SAHABATNYA DALAM HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sholichah, Evi Abidatus (2016) UNSUR INTRINSIK KISAH PUTRA RAJA DAN PARA SAHABATNYA DALAM HIKAYAT KALILAH WA DIMNAH. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (443kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (628kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (378kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (478kB) | Preview

Abstract

Kalilah wa Dimnah adalah karya filsuf besar India yang bernama Baydaba. Ia hidup pada pertengahan abad VI sebelum masehi. Tujuan Baydaba untuk di persembahkan kepada Raja Dabsyalim. Judul ini membahas tentang unsur intrinsik kisah Putra Raja dan Para Sahabatnya yang terdapat di dalam Hikayat Kalilah wa Dimnah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur intrinsik kisah Putra Raja dan Para Sahabatnya.Penulis menggunakan kajian analisis karya sastra, dan menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk membantu penulis dalam menganalisis permasalahan yang dikemukakan.Dalam analisis yang telah dilakukan oleh penulis, disimpulkan bahwa dalam penelitian ini di temukan unsur intrinsik yaitu 1. Tema, tema kisah putra raja dan para sahabatnya adalah persahabatan empat pemuda yang sangat baik, memiliki misi masing-masing, serta tidak memandang segi ketampanan, kecantikan, dan kecerdasan.2. Penokohan, penokohan dibagi menjadi dua yaitu penokohan utama dan penokohan tambahan. Penokohan utama adalah putra raja, putra cendikiawan, putra pedagang, putra penjaga keamanan, sedangkan penokohan tambahan adalah pedagang, penjaga pintu, ulama’ satu, ulama’ dua, burung. 3. Alur, alur kisah putra raja dan para sahabatnya yaitu alur maju. 4. Latar, latar dalam kisah ini adalah kota, gerbang kota, pohon, penjara. 5. Pokok pikiran, salah satu pokok pikirannya adalah jika tuhan menentukan sesuatu kepada seorang hamba, niscaya akan terjadi 6. Gaya bahasa, gaya bahasa kisah putra raja dan para sahabatnya yaitu kalam insya’i, terdiri dari nida’, kalam khabari, dan istifham.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sholichah, Evi Abidatusevieviant@yahoo.comUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Arab
Sastra
Keywords: Sastra arab; hikayat
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Sholichah Evi Abidatus
Date Deposited: 18 Aug 2016 05:08
Last Modified: 18 Aug 2016 05:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/9454

Actions (login required)

View Item View Item