HADIS TENTANG MERATAPI MAYAT : KAJIAN MUKHTALIF AL-HADITS DALAM SHAHIH AL-BUKHARI NO. INDEKS 1286 DAN NO. INDEKS 3978

Fitriyah, Naili Nikmatul (2014) HADIS TENTANG MERATAPI MAYAT : KAJIAN MUKHTALIF AL-HADITS DALAM SHAHIH AL-BUKHARI NO. INDEKS 1286 DAN NO. INDEKS 3978. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (481kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (857kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (151kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena terdapat dua hadis yang sama-sama diriwayatkan oleh seorang sahabat Nabi SAW yakni Ibnu ‘Umar ra dan ‘A’isyah ra namun memiliki kandungan makna yang berbeda, tentunya hal ini menimbulkan pertentangan, terlebih lagi kematian merupakan hal yang pasti akan terjadi, sehingga akan menimbulkan kesedihan terutama bagi orang terdekat. Bekal ini sewajarnya mampu menjadi penuntun manusia agar lebih berhati-hati dan berpegang teguh kepada hadis yang shahih dalam menerapkan suatu hukum atau permasalahan.
Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab permasalahan mengenai ke-h}ujjah-an hadis tentang meratapi mayat dalam kitab Syahih al-Bukhari yakni antara hadis yang melarang (no. indeks 1286) dan membolehkan (no. indeks 3978), serta penyelesaian kedua hadis tersebut dengan menggunakan kajian keilmuan mukhtalif al-Hadith.
Sifat dari penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penyajian secara deskriptif dan analitis. Sesuai dengan permasalahan yang akan dibahas, maka pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab Shahih al-Bukhari dan dibantu dengan kitab standar lainnya, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode takhrij dan yang terakhir adalah dengan menerapkan kajian keilmuan mukhtalif al-hadits dalam memecahkan kedua hadis tersebut.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa kualitas hadis tersebut keduanya tergolong shahih baik dari segi sanad maupun matn, sehingga hadis tersebut merupakan hadis yang valid, dan termasuk kategori maqbul ma’mulun bih yang dapat dijadikan hujjah dan dapat diamalkan sesuai dengan konteksnya, kemudian setelah mengkaji kedua hadis tersebut dengan menggunakan kajian keilmuan mukhtalif al-hadits, dapat diketahui bahwa metode yang tepat adalah dengan jalan al-jam’u wa al-taufiq, yakni dibatasi dengan sebagian tangisan. Jika ratapan tersebut tidak dalam batas yang wajar maka itu sudah menjadi ratapan yang diharamkan (dalam hal ini hadis riwayat Ibnu ‘Umar ra yang berlaku), akan tetapi selama ratapan tersebut dalam batas yang wajar, maka diperbolehkan (dalam hal ini hadis riwayat ‘Aisyah ra yang berlaku

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Muhid
Uncontrolled Keywords: Hadis; Meratapi Mayat; Mukhtalif al-Hadith; Shahih al-Bukhari
Subjects: Hadis
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor: Talkah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 18 Feb 2015 02:42
Last Modified: 18 Feb 2015 02:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/945

Actions (login required)

View Item View Item