This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Fatimatuzzahro, Fatimatuzzahro (2026) Tradisi pembacaan Surat al-Mulk, al-Hasyr, Luqman, Yasin, dan al-Waqi'ah sebagai amalan harian dalam membentuk resiliensi spiritual santriwati di Pondok Pesantren Islam at-Tauhid Sidoresmo Surabaya. [error in script] thesis, [error in script].
|
Text
Fatimatuzzahro_07030622063 full.pdf Restricted to Repository staff only until 24 June 2029. Download (3MB) |
|
|
Text
Fatimatuzzahro_07030622063.pdf Download (3MB) |
Abstract
Kehidupan di pondok pesantren menuntut santriwati untuk mandiri dan adaptasi terhadap padatnya aktivitas akademik serta kepesantrenan, yang sering kali memicu tekanan psikologis dan membutuhkan ketahanan mental yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi tradisi pembacaan Surah Al-Mulk, Al-Hasyr, Luqman, Yasin, dan Al-Waqi’ah serta kontribusinya terhadap resiliensi spiritual santriwati di Asrama Putri 1 Pondok Pesantren Islam At-Tauhid Sidoresmo Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti memilih santriwati sebagai subjek melalui teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data, peneliti menerapkan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Selanjutnya, peneliti menganalisis data dalam tiga tahap. Tahap tersebut meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses analisis ini menggunakan teori resiliensi spiritual yang mencakup lima aspek utama, yaitu keimanan (faith), pemaknaan hidup (meaning making), harapan (hope), keterhubungan (connectedness), serta adaptasi dan transformasi diri (adaptation & transformation). Hasil penelitian membuktikan sebuah temuan penting. Santriwati menjalankan tradisi membaca surah pilihan secara rutin dan terstruktur. Kegiatan tersebut berfungsi sebagai media efektif untuk pembinaan spiritual mereka. Tradisi ini efektif membentuk resiliensi spiritualitas santriwati yang ditandai dengan adanya penguatan ibadah ritual dan kepatuhan terhadap nasihat guru (keimanan), kemampuan mengambil sisi positif dan mendewasakan diri dari ketatnya aturan (pemaknaan hidup), tumbuhnya pandangan masa depan yang optimis dalam menghadapi kejenuhan (harapan), adanya dukungan lingkungan asrama serta kepedulian teman sebaya (keterhubungan), hingga kemampuan mengatur emosi, mengelola waktu, dan menyiasati kendala harian secara mandiri (adaptasi dan transformasi diri). Integrasi tradisi ini memberikan dampak psikospiritual berupa ketenangan batin, peningkatan kedekatan kepada Allah SWT, dan penguatan ketahanan spiritual dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari di pesantren.
Statistic
Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.
| Item Type: | Thesis ([error in script]) |
|---|---|
| Keywords: | Resiliensi spiritual; santriwati; tradisi pembacaan surah; pondok pesantren |
| Subjects: | Pesantren Al Qur'an Tradisi |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Fatimatuzzahro Fatimatuzzahro |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:01 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:01 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/91481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

