CATATAN PINGGIR DALAM MANUSKRIP BAHJATUL ULUM DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULA DI DESA NGLAWAK KECAMATAN KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK

Salamah, Siti (2011) CATATAN PINGGIR DALAM MANUSKRIP BAHJATUL ULUM DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL ULA DI DESA NGLAWAK KECAMATAN KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daf.isi.pdf

Download (69kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab1.pdf

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab2.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab3.pdf

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab4.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab5.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daf.pustaka.pdf

Download (109kB) | Preview

Abstract

Manuskrip adalah tulisan kuno manusia yang berumur labih dari 50 tahun. Manuskrip sebagai warisan yang harus diselamatkan dan harus dijaga kelestariannya. Manuskrip banyak dimiliki oleh perorangan yang mana sebagian dari mereka tidaklah tahu tentang pentingnya sebuah manuskrip itu. Salah satu menyelamatkan manuskrip adalah mengkaji ulang dan meneliti sehingga tahu pentingnya sebuah manuskrip itu dalam sebuah skripsi. Skripsi ini yang berjudul Catatan Pinggir Dalam Manuskrip Bahjatul ‘Ulum Di Pondok Pesantren Miftahul ‘Ula, Di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Judul skripsi tersebut, merupakan hasil penelitian lapang dan kepustakaan, yang bertujuan, untuk mengetahui isi manuskrip yang telah dipelajari oleh KH. Abdul Fattah dan telah ia jelaskan dalam catatan pinggir pada kitab Bahjatul ‘Ulum. Media yang digunakan adalah mengamatan dan wawancara yang dilakukan secara langsung serta menggunakan daftar pustaka yang berkaitan dengan hal yang di teliti.
Untuk menganalisisnya, penulis menggunakan metode abduktif yang dikemukakan oleh Carlers Sanders Pierce. Abduktif adalah cara pembuktian yang memungkinkan hipotesis-hipotesis dibentuk, yang mana matode ini mencocokkan antara manuskrip satu dengan yang lainnya. Pada hal ini penulis mencocokkan sisa-sisa manuskrip yang telah ditemukan dengan kitab Bahjatul ‘Ulum yang lengkap. Sedangkan ilmu bantu yang dugunakan adalah arkeologi, filologi, dan kodikologi yang membantu untuk mendeskripsikan dan untuk membaca manuskrip tersebut.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan, kitab Bahjatul ‘Ulum pernah diajarkan oleh KH. Abdul Fattah pada masa awal-awal pesantren yang beliau dirikan dan pada masa penjajahan. Kitab Bahjatul ‘Ulum ini berisi tentang sifat-sifat Allah, menurut KH. Abdul Fattah sebagai penganut ahlusunah maturidi menyatakan bahwa sifat-sifat Allah itu ada 13. Sedangkan pada ahlusunah asyaria menyebutkan sifat-siafat Allah itu ada 20. Berbeda lagi dengan aliran Mu’tazilah yang mengungkapkan bahwa Allah itu tidak memilki sifat.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Manuskrip
Subjects: UIN Sunan Ampel Surabaya > Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Filsafat Politik Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 24 Nov 2011
Last Modified: 10 Apr 2015 03:36
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8989

Actions (login required)

View Item View Item