PENDUSTA AGAMA DALAM PERSPEKTIF ALQURAN: ANALISIS SURAT AL-MA’UN MENURUT MUFASIR KLASIK DAN KONTEMPORER

Jazuli, Achmad (2014) PENDUSTA AGAMA DALAM PERSPEKTIF ALQURAN: ANALISIS SURAT AL-MA’UN MENURUT MUFASIR KLASIK DAN KONTEMPORER. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (292kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (33kB) | Preview

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Ironisnya, kuantitas itu ternyata tidak sejalan dengan kualitas. Di negara mayoritas
Muslim ini, ternyata tingkat problematika sosialnya lebih tinggi dibandingkan
negara-negara barat yang notabene non-Muslim. Peduli sosial yang diantaranya
adalah menyantuni anak yatim, menganjurkan memberi makan orang miskin dan
saling membantu sesama merupakan bagian tak terpisahkan dari keberagamaan.
Sikap tidak peduli sosial merupakan hal yang dikecam dalam Alquran, bahkan
dalam surat al-Ma’un, orang yang demikian dikategorikan sebagai pendusta
agama.
Tujuan penelitian ini untuk memaparkan berbagai aspek mengenai surat
al-Ma’un yang meliputi: 1) penafsiran menurut mufasir klasik dan kontemporer,
2) ciri-ciri pendusta agama dan 3) nilai yang terkandung di dalam surat al-Ma’un.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan
berdasarkan kepustakaan (library research). Sumber data yang digunakan adalah
literatur-literatur tafsir representatif baik klasik maupun kontemporer. Sementara
analisis dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-analitis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendusta agama ialah orang yang
tidak peduli, menyakiti, dan mezalimi anak yatim, tidak menganjurkan keluarga
maupun orang lain untuk memberi makan orang miskin, lalai terhadap waktu dan
hakikat shalatnya, riya ketika shalat dan melakukan ibadah lainnya serta enggan
membantu orang lain yang membutuhkan dengan barang ataupun jasa yang bisa
digunakan untuk membantu orang lain. Sedangkan nilai yang terkandung dalam
surat ini adalah, keberagamaan yang sejati haruslah utuh mengikuti aturan-aturan
agama. Harus ikhlas dan khusyuk dalam melaksanakan ibadah, kemudian
ditindaklanjuti dengan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Kata Kunci: Pendusta Agama, al-Ma’un.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Achmad Cholil Zuhdi
Uncontrolled Keywords: Pendusta Agama; Surat Al-Ma’un; Mufasir Klasik; Mufasir Kontemporer; Tafsir; Al Qur'an
Subjects: Al Qur'an
Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 Feb 2015 03:31
Last Modified: 17 Feb 2015 03:31
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/890

Actions (login required)

View Item View Item