THE MULTIPLE VIOLATION OF CONVERSATIONAL MAXIM IN ONE PIECE COMIC VOL.51 "THE ELEVEN SUPERNOVAS"

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Anggraeni, Helena (2016) THE MULTIPLE VIOLATION OF CONVERSATIONAL MAXIM IN ONE PIECE COMIC VOL.51 "THE ELEVEN SUPERNOVAS". Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (573kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (311kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (237kB) | Preview

Abstract

Judul dari penelitian ini adalah “Gabungan pelanggaran maksim pada komik One Piece Vol. 51”Sebelas Supernova””.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan gabungan pelanggaran maksim. Peneliti menggunakan metode deksriptif kualitatif untuk menganalisa pelanggaran maksim pada komik One Piece Vol.51. Peneliti memasukkan dua pertanyaan dalam penelitian ini, 1) Tipetipe gabungan pelanggaran maksim yang digunakan Monkey D.Luffy pada komik ini. 2) alasan Monkey D.Luffy melakukan gabungan pelanggaran maksim menurut pengklasifikasian Chrisstoffersen. Peneliti menggunakan empat tahapan penganalisaan yaitu : membaca komik, mengkategorikan percakapan yang termasuk pelanggaran maksim,mengklasifikasikan alasan yang digunakan menurut Chrisstoffersen, menjelaskan tentang gabungan pelanggaran maksim dan alasannya.Setelah menganalisa data, penulis menemukan mana tokoh yang mengikuti aturan maksim dan mana yang melanggar aturan maksim. Monkey D. Luffy dengan tokoh lainnya menghasilkan 15 percakapan yang melanggar maksim yang dibagi dalam 1) Pelanggaran maksim gabungan maksim kualitas dan maksim kuantitas. 2) Pelanggaran maksim gabungan maksim kualitas dan maksim hubungan. 3)Pelanggaran maksim gabungan maksim kuantitas dan maksim hubungan. 4)Pelanggaran maksim gabungan maksim kuantitas dan maksim cara.5) Pelanggaran maksim gabungan maksim Hubungan dan maksim Cara. Itu terjadi berdasarkan alasan yang dikemukakan oleh Chrisstoffersen yaitu;menyembunyikan kebenaran, memalingkan muka, cemburu tentang sesuatu,memuaskan pendengar, menyenangkan pendengar, membangun sebuah kepercayaan, dan meyakinkan pendengar.Luffy paling sering menggunakan alasan Menyembunyikan kebenaran dan meyakinkan pendengar dalam melakukan gabungan pelanggaran maksim.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Anggraeni, Helenaellen.lina13@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Sastra
Uncontrolled Keywords: Percakapan
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Anggraeni Helena
Date Deposited: 16 Aug 2016 03:22
Last Modified: 16 Aug 2016 03:22
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8897

Actions (login required)

View Item View Item