Makna Qolbun Salim dalam al Quran: kajian tafsir Tahlili terhadap surat al Syu’ara ayat 89

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Masduki, Khoirul (2011) Makna Qolbun Salim dalam al Quran: kajian tafsir Tahlili terhadap surat al Syu’ara ayat 89. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab1.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab2.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab3.pdf

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab4.pdf

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab5.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (45kB) | Preview

Abstract

Dalam Al Quran dan Hadis banyak sekali ajaran agar manusia selalu menjaga dan memperbaiki hati, agar hati selalu bersih dari segala penyakit-penyakit hati. Karena hanya dengan hati yang selamat (qolbun salim) manusia dapat menghadap Allah. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui penafsiran qolbun salim dalam Al Quran, ciri-ciri qolbun salim dan cara mendapatkannya. Penelitian ini dilakukan dengan metode tahlili, yaitu menafsirkan ayat-ayat Al Quran dengan memaparkan segala aspek yang terkandung di dalam ayat-ayat ditafsirkan serta menerangkan makna-makna yang tercakup di dalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufassir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa qolbun salim adalah hati yang telah bebas dari keadaan selain Allah SWT di dalamnya, seperti syirik dengan berbagai bentuknya. Bahkan ibadahnya, kemauannya, kecintaannya, rasa tawakkalnya, penyerahan urusannya, kekhusyukan (ikhbatan)-nya, rasa takut dan harapannya, dan amal perbuatannya, semuanya ikhlas karena Allah SWT. Sejalan dengan kesimpulan di atas, penulis menyampaikan saran bahwa kajian yang berkaitan dengan qolbun salim ini hanya sebatas menemukan deskripsi dan pendapat para mufassir, dan belum bisa dikatakan sebagai kajian yang mengarah pada pengkritikan, sehingga perlu dilanjutkan kembali demi mencapai kesempurnaan dalam pembahasan tafsir. Serta melihat keadaan pada era globalisasi ini, maka perlu digalakkan kajian dan pengembangan penafsiran Al Quran dalam berbagai dimensinya, dengan harapan dapat diseimbangkan dengan kemajuan IPTEK.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Masduki, Khoirul--UNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Uncontrolled Keywords: Tafsir Qur'an Tahlili
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 15 Nov 2011
Last Modified: 22 Mar 2018 04:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8791

Actions (login required)

View Item View Item