Tinjauan hukum Islam terhadap pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian: studi kasus di Polsek Wonocolo Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Unasikah, Atik (2010) Tinjauan hukum Islam terhadap pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian: studi kasus di Polsek Wonocolo Surabaya. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (459kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daf.isi.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab1.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab2.pdf

Download (266kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab3.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab4.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab5.pdf

Download (79kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daf.pustaka.pdf

Download (110kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pinjam Pakai Barang Bukti Hasil Tindak Pidana Pencurian (Studi Kasus Di Polsek Wonocolo Surabaya) ini adalah hasil penelitian lapangan untuk menjawab pertanyaan: Pertama,. Bagaimana prosedur dan dasar hukum pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian di Polsek Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya?. Kedua, Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian di Polsek Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya?
Data penelitian dihimpun melalui wawancara dan dokumentasi dan selanjutnya dianalisis dengan metode deskriptif-deduktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Prosedur pinjam pakai barang bukti pencurian hasil tindak pidana pencurian di Polsek Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya terdapat beberapa tahapan sebagai berikut: a). Membuat surat permohonan. b). Melengkapi syarat-syarat permohonan. c). Penyidik mempertimbangkan permohonan pemohon. d). Persetujuan Kapolsek. Dasar hukum yang digunakan dalam pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian di Polsek Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya adalah KUHAP pasal 45 ayat 1 dan pertimbangan-pertimbangan penyidik, yang meliputi: a). barang bukti tersebut digunakan diluar waktu persidangan, b). Pemilik sangat membutuhkan, c). Ada surat pernyataan atau perjanjian.
Pandangan hukum Islam terhadap pinjam pakai barang bukti hasil tindak pidana pencurian di Polsek Wonocolo Kota Surabaya adalah mubah ( boleh), karena melihat dari alasan pemohon yang sangat membutuhkan barang tersebut untuk kebutuhannya sehari-hari apalagi yang meminjam adalah pemilik sendiri. Walaupun keberadaan barang bukti adalah penting tetapi kebutuhan manusia lebih penting. Sejalan dengan kesimpulan diatas, maka segenap pegawai dan staf di polsek wonocolo surabaya hendaknya lebih transparan dalam administrasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih ramah bagi siapa saja masyarakat yang memerlukan bantuan khususnya dalam masalah pinjam pakai barang bukti.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Unasikah, Atik--UNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Pinjam Pakai; Barang Bukti
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Aug 2010
Last Modified: 28 Mar 2018 03:48
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8766

Actions (login required)

View Item View Item