PENINGKATAN PEMAHAMAN MATA PELAJARAN PKN MATERI GLOBALISASI DENGAN STRATEGI CRITICAL INCIDENT PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF NU SUKODADI

Nuzilatus, Retno S (2014) PENINGKATAN PEMAHAMAN MATA PELAJARAN PKN MATERI GLOBALISASI DENGAN STRATEGI CRITICAL INCIDENT PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF NU SUKODADI. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (818kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (384kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (292kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (293kB) | Preview

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi globalisasi dikarenakan guru dalam menyampaikan materi masih menggunakan metode ceramah dan penugasan, disamping itu guru hanya menyampaikan konsep-konsep dalam materi seperti yang tertulis dalam buku tanpa mengaitkan isi materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Sehingga siswa sulit dalam memahami pembelajaran yang mengakibatkan hasil belajar siswa rendah. Maka perlu diterapkan strategi pembelajaran yang merangsang kemampuan berfikir siswa dalam memahami materi secara utuh, salah satunya dengan penerapan strategi critical incident.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penerapan strategi critical incident dalam meningkatkan pemahaman terhadap materi globalisasi mata pelajaran PKn pada siswa kelas IV MI Ma’arif NU Sukodadi Lamongan, (2) Mengetahui peningkatan pemahaman terhadap mata pelajaran PKn materi globalisasi dengan strategi critical incident pada siswa kelas IV MI Ma’arif NU Sukodadi Lamongan.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Model PTK yang digunakan yaitu Kurt Lewin, dimana satu siklus terdiri dari empat tahapan, meliputi: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Adapun data yang diperoleh dianalisis menggunakan dua cara, yaitu: data kualitatif dianalisis secara deskriptif sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan rumus statistik sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan strategi pembelajaran critical incident berjalan dengan baik dan mengalami perbaikan-perbaikan pada setiap siklusnya. Terbukti dari hasil observasi dapat dilihat aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 60,41% pada siklus I menjadi 91,66% pada siklus II. Sedangkan aktivitas guru pada siklus I sebesar 70,83% mengalami peningkatan menjadi 87,5% pada siklus II, (2) Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata siswa pada pra siklus 71,14 menjadi 76,95 pada siklus I kemudian menjadi 87,5 pada siklus II yang secara klasikal sudah memenuhi kriteria indikatar kinerja sebesar 85. Begitu pula dengan ketuntasan belajar siswa dari 33,33% pada pra siklus menjadi 47,61% di siklus I kemudian pada siklus II menjadi 85,71%.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Bahri Musthofa
Uncontrolled Keywords: Peningkatan Pemahaman; Strategi Critical Incident
Subjects: Pendidikan > Strategi Belajar Mengajar
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 17 Feb 2015 01:45
Last Modified: 17 Feb 2015 01:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/872

Actions (login required)

View Item View Item