Persepsi Pemahat Patung Terhadap Upah Mematung Di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto: studi analisis hukum islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hanik, Nurma (2010) Persepsi Pemahat Patung Terhadap Upah Mematung Di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto: studi analisis hukum islam. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nurma Hanik_C02205048.pdf

Download (876kB)

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi, angket, interviu dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisanya berupa deskriptif-verifikatif, dengan menggunakan pola pikir induktif, artinya penulis berusaha menggambarkan persepsi pemahat patung cor kuningan Desa Bejijong yang diperoleh sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, kemudian menilainya dalam perspektif hukum Islam.Dengan pendekatan di atas, maka dapat disimpulkan bahawa pertama, para pemahat melakukan kegiatan memahat patung dengan pertimbangan, yaitu; a) tidak ada pekerjaan lain, b) ketidaktahuan pemahat tentang keharaman patung dalam hukum Islam, c) pendidikan mereka yang relatif rendah dan keterbatasan keahliannya membuat mereka menekuni bidang tersebut, d) untuk memenuhi kebutuhan hidup diri dan keluarganya, e) profesi tersebut telah menjadi tradisi secara turun-temurun dalam lingkungan keluarga sejak zaman Majapahit. Kedua, hukum Islam menyikapi persepsi para pemahat dengan sikap bahwa upah mematung dibolehkan selama profesi itu dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan tidak ada pilihan lain yang bisa dilakukan kecuali dengan bekerja sebagai pemahat patung. Logika syar'i ini dibangun untuk tetap menjunjung tinggi tujuan syariah, yaitu suatu kewajiban mereka untuk menjaga kelangsungan hidup diri dan keluarganya. Sejalan dengan kesimpulan di atas, maka disarankan kepada masyarakat yang menekuni bidang tersebut untuk beralih profesi, sekalipun untuk sementara dibolehkan karena alasan daruri, jika mereka telah mampu untuk mencari mata pencaharian yang secara qat'i tidak lagi diperdebatkan. Selain itu, pemerintah juga diharapkan memberikan keterampilan lain yang dapat mendukung dan memperkuat perekonomian mereka, bahkan jika mungkin, bisa disiapkan lahan bisnis yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat di wilayah kabupaten Mojokerto.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hanik, NurmaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Upah Minimum
Uncontrolled Keywords: Upah; Pemahat Patung
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 19 Aug 2010
Last Modified: 02 Jul 2019 01:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8585

Actions (login required)

View Item View Item