PERAN RELIGIUSITAS DAN FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nihayah, Zahrotun and Adriani, Yufi and Wahyuni, Zulfa Indira (2012) PERAN RELIGIUSITAS DAN FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUASAN PERNIKAHAN. In: Conference Proceedings: Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XII, 5 – 8 November 2012, Surabaya – Indonesia.

[img]
Preview
Text
Buku 2 Fix_425.pdf

Download (512kB) | Preview

Abstract

Pernikahan merupakan ikatan yang terbentuk antara pria dan wanita yang di dalamnya terdapat unsur keintiman, pertemanan, persahabatan, kasih sayang, pemenuhan hasrat seksual, dan menjadi lebih matang. Pernikahan juga merupakan awal dari terbentuknya keluarga dengan penyatuan dua individu yang berlainan jenis serta lahirnya anak-anak (Papalia & Old, 1998). Duvall & Miller (1985) mendefinisikan pernikahan sebagai bentuk hubungan antara laki-laki dan perempuan yang meliputi hubungan seksual, legitimasi untuk memiliki keturunan, dan penetapan kewajiban yang dimiliki oleh masing-masing pasangan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan pernikahan, salah satunya adalah religiusitas. Religiusitas dianggap memiliki peran dalam kepuasan pernikahan, karena religiusitas seseorang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilakunya dalam menjalani kehidupan pernikahan. Jane (2006) juga menyatakan bahwa kepercayaan terhadap agama memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kepuasan pernikahan jangka panjang. Selain religiusitas, faktor lain yang juga turut mempengaruhi kepuasan pernikahan adalah faktor-faktor psikologis. Dalam penelitian ini, faktor psikologis difokuskan pada cinta (Samantha, 2007). Bagi pasangan suami istri, tujuan dari cinta adalah untuk meningkatkan hubungan kedekatan dengan pasangan, dan diasosiasikan dengan emosi yang kuat dan perasaan seksual yang kuat (Sternberg, 1997). Sternberg (1988) mengungkapkan teori tentang Triangular Theory of Love (segitiga cinta), dimana cinta mengandung komponen keintiman (intimacy), gairah (passion) dan komitmen (commitment). Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kuantitatif, yang melibatkan 125 pasangan suami istri yang berada di wilayah Jakarta. Pengolahan data menggunakan teknik analisis statistik multipe regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan cinta memberika pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan. Variabel intimacy, passion, commitment, belief, experience, ritual, knowledge, consequences, dan usia pernikahan menjelaskan bervariasinya variabel kepuasan pernikahan sebesar 35,4%. Sedangkan variabel yang paling dominan terhadap kepuasan pernikahan adalah intimacy. Dengan demikian, untuk meningkatkan kepuasan perikahan, hendaknya pasangan suami istri meningkatkan kedekatan emosional dan membangun keterikatan dan juga hubungan yang hangat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nihayah, ZahrotunUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Adriani, YufiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Wahyuni, Zulfa IndiraUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Nikah
Uncontrolled Keywords: Religiusitas; Cinta; Kepuasan Pernikahan
Divisions: Karya Ilmiah > Conference
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 08 Aug 2016 08:33
Last Modified: 08 Aug 2016 08:33
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8409

Actions (login required)

View Item View Item