Upacara kematian: studi tentang perilaku keagamaan masyarakat Islam Suku Tengger di Desa Baledono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Zakiya, Fitrotuz (2009) Upacara kematian: studi tentang perilaku keagamaan masyarakat Islam Suku Tengger di Desa Baledono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (732kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab1.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab2.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab3.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab4.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab5.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab6.pdf

Download (18kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (13kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian yang dilakukan di Desa Baledono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan, Upacara Kematian (Studi Tentang Perilaku Keagaman Masyarakat Islam Suku Tengger di Desa Baledono Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan). Penelitian ini bertujuan untuk menjawab fenomena upacara kematian yang dilaksanakan masyarakat Islam suku Tengger Desa Baledono dan pengaruh upacara kematian terhadap perilaku keagamaan masyarakat Islam di Desa Baledono. Dari hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa upacara kematian(upacara Entas-entas) yang dilakukan masyarakat Islam di Desa Baledono memiliki pengaruh terhadap perilaku keagamaan masyarakat Islam di Desa tersebut. Hal ini di latar belakangi dengan banyaknya hal yang mempengaruhi terjadinya sebuah perilaku keagamaan masyarakat Islam di Desa Baledono yaitu: Masih kuatnya keyakinan masyarakat terhadap tradisi-tradisi yang dilaksanakan oleh nenek moyangnya pada zaman dahulu, dan lemahnya iman yang dimiliki masyarakat itu juga tercermin dari akhlak mereka dalam kehidupan sehari sebagai masyarakat Muslim serta minimnya ilmu pengetahuan agama yang dimiliki oleh masyarakat, sehingga hal itu memicu dari kurangnya penggunaan pola pikir yang rasional sehingga mudah terpengaruh oleh keadaan-keadaan lingkungan dan menuju ke hal yang bersifat mitos.
Upacara kematian adalah salah satu upacara dilingkaran hidup individu.jika dicermati secara mendalam, maka di dalamnya mengandung nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan bersama dan bekal di kemudian hari. Nilai-nilai itu antara lain kegotong royongan, kemanusiaan dan religius. Upacara kematian yang ada pada masyarakat Tengger khususnya di Desa Baledono berbeda dengan upacara di Ngaben. Akan tetapi menurut orang Tengger melakukan pembakaran boneka berpakaian yang dilambangkan manusia yang meninggal di tempat pembakaran setelah mayat dimakamkan, sesudah dimandikan dengan air yang dimantrai oleh dukun, mayat orang meninggal lalu dikafani kain putih tiga lapis, kemudian di usung dengan ancak yang terbuat dari bambu di kubur membujur ke timur dan kepala dihadapkan ke selatan, konon ceritanya menurut orang Tengger leluhur ada di Bromo. Dengan demikian, inilah secara garis besar tentang upacara kematian yang memiliki pengaruh terhadap perilaku keagamaan masyarakat Islam, karena dalam upacara tersebut terdapat praktek yang dilarang oleh agama Islam, yaitu memanggil roh-roh halus dengan menggunakan kemenyan dan lain-lain,perbuatan ini sebenarnya yang menyalahi ajaran agama Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Zakiya, FitrotuzUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Perbandingan Agama
Perbandingan Agama
Keywords: Kematian; Upacara pemakaman; Adat
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Perbandingan Agama
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Aug 2010
Last Modified: 10 Jan 2018 02:13
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8313

Actions (login required)

View Item View Item