ANALISIS MASALAHLAH MURSALAH TERHADAP PENERAPAN AKAD BAY’ AL-WAFA’ DI BMT UGT SIDOGIRI CABANG SEPANJANG SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sari, Diyah Anjar (2014) ANALISIS MASALAHLAH MURSALAH TERHADAP PENERAPAN AKAD BAY’ AL-WAFA’ DI BMT UGT SIDOGIRI CABANG SEPANJANG SIDOARJO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Penelitian tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analisis secara kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati dengan metode yang telah ditentukan. Dalam analisis ini, penulis menggunakan pola pikir deduktif yang berarti menggunakan pola pikir yang berpijak pada teori-teori yang berkaitan dengan permasalahan, kemudian dikemukakan berdasarkan fakta-fakta tentang penerapan akad Bay’ Al-Wafa>'. Pola pikir ini berpijak pada teori-teori Bay’ Al-Wafa>' kemudian dikaitkan dengan fakta di lapangan tentang penerapan akad Bay’ Al-Wafa>' di BMT UGT Sidogiri Cabang Sepanjang Sidoarjo yang bersifat khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan akad Bay’ Al-Wafa>' yang pertama dapat dilihat adalah karakter dan loyalitas anggota pada pihak BMT Sidogiri. Sumber dana Bay’ Al-Wafa>' di BMT UGT Sidogiri Cabang Sepanjang Sidoarjo berasal dari dana tabungan anggota. Setiap orang yang akan mengajukan pembiayaan Bay’ Al-Wafa>' di BMT UGT Sidogiri Cabang Sepanjang Sidoarjo harus memenuhi persyaratan, salah satunya adalah anggota yang melakukan pinjaman Bay’ Al-Wafa>' diminta untuk menjual barang jaminannya seharga 60% dari harga pasar.
Sesuai dengan pemaparan penulis, bahwa dalam akad Bay’ Al-Wafa>' tidak boleh adanya syarat karena pada dasarnya jual beli yang dibarengi syarat dilarang oleh Rasulullah saw. Namun, karena nasabah tidak merasa keberatan dengan adanya syarat tersebut, justru nasabah merasa sangat terbantu dengan adanya akad Bay’ Al-Wafa>' ini. Dengan demikian, maka Mas}lah}ah Mursalah dalam akad Bay’ Al-Wafa>' ini diperbolehkan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Sri Warjiyati
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sari, Diyah AnjarUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Bank Islam
Hukum Islam
Keywords: Hukum Islam; Maslaha Mursalah; Bay al Wafa'; BMT.
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 13 Feb 2015 09:04
Last Modified: 18 Feb 2015 07:39
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/824

Actions (login required)

View Item View Item