RUBRIK ‘’NGANAL-KODEW’’ RADAR MALANG : JURNALISME SASTRA DAN KONTRIBUSINYA BAGI DAKWAH ISLAM

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Syaifuddin, Helmi (2012) RUBRIK ‘’NGANAL-KODEW’’ RADAR MALANG : JURNALISME SASTRA DAN KONTRIBUSINYA BAGI DAKWAH ISLAM. In: Conference Proceedings: Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XII, 5 – 8 November 2012, Surabaya – Indonesia.

[img]
Preview
Text
Buku 3 Fix_224.pdf

Download (338kB) | Preview

Abstract

‘Nganal-Kodew’ adalah frase khas Malang yang berarti ‘Lanang-Wedok’ atau Laki-Perempuan, merupakan rubrik di Koran Radar Malang (Jawa Pos Group) yang mengupas problematika rumah tangga. Prestasi daerah Malang yang menempati ranking pertama sepanjang 5 tahun di Indonesia dalam hal perceraian adalah faktor utama yang melatarbelakangi lahirnya rubrik tersebut, sehingga problem perceraian, perselingkuhan, dan kekerasan dalam rumah tangga menjadi tema utamanya. Ada banyak hal dalam ‘Nganal-Kodew’ yang menarik untuk diteliti. Di satu sisi ‘Nganal-Kodew’ mengandung unsur human interest yang memberikan penekanan pada fakta yang mampu menggugah emosi bagi para pembacanya karena ditulis dengan gaya jurnalisme sastra. Di sisi lain struktur ‘Nganal-Kodew” mencerminkan masyarakat Malang secara keseluruhan, sehingga memahami ‘Nganal-Kodew’ akan menemukan penjelasan tentang kultur Malang. Beberapa poin dari hasil penelitian ini adalah tentang tokoh dan penokohan. Teknik penokohan yang mengambil karakter Markucel-Markonah (protagonis) dan Srontol-Srintil (antagonis) diciptakan dalam rangka menyediakan berbagai bentuk material untuk kepentingan individu-individu dalam masyarakat konsumen yang menciptakan identitas. Karena identitas menjadi karakter penting untuk menunjukkan siapa ‘kita’ dan ‘mereka’ dalam berbagai resistensi, pertarungan, dan perjuangan ideologisnya. Penokohan yang tergolong unik ini dihadirkan bersama akronim yang unik pula. Misalnya, akronim PR bukan berarti Pekerjaan Rumah seperti yang dikenal, melainkan ‘di-pleset-kan’ menjadi Pekerjaan Ranjang. Secara jamak, rubrik ini menceritakan kisah yang bisa membuat pembaca tersenyum karena ada warna-warni kehidupan yang diceritakan dan tidak ada unsur menggurui sehingga pesan dapat tersampaikan secara baik. Berfokus pada implikasi dari rubrik ini, peneliti memandang bahwa cara penyajian problem rumah tangga melalui jurnalisme sastra memainkan peran penting dalam mengedukasi masyarakat. Mengingat kasus yang diangkat secara mayoritas melibatkan Muslim, maka ini menjadi semacam dakwah Islam dalam bentuknya yang unik, karena pembaca akan diberi kesan bahwa, secara sosiologis, perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat Islam berdampak negatif dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kajian ini telah berkontribusi dalam memisah batas antara sastra tinggi (serius) dan sastra populer yang selama ini dipandang secara dikotomis dan hierarkis. Seperti halnya sastra serius, sastra popular pun ada yang disajikan secara baik dan ada pula yang tidak. Meskipun demikian, rubrik ‘Nganal-Kodew” dan semua karya popular berangkat dari niat komersial sebuah perusahaan media massa.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Syaifuddin, HelmiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Sastra Islam
Dakwah > Dakwah - Islam
Jurnalisme
Uncontrolled Keywords: Rubrik; Radar Malang; Jurnalisme Sastra; Dakwah Islam
Divisions: Karya Ilmiah > Conference
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 08 Aug 2016 04:33
Last Modified: 08 Aug 2016 06:32
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/8147

Actions (login required)

View Item View Item