ANALISIS FATWA MUI NO.04/DSN-MUI/IV/2000 DAN PERATURAN BANK INDONESIA NO.7/46/PBI/2005 TERHADAP IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MODAL KERJA MURABAHAH BIL WAKALAH DI PT BANK MUAMALAT INDONESIA CABANG SUNGKONO SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Al Faroby, Yuma Bella Saiful Islam (2014) ANALISIS FATWA MUI NO.04/DSN-MUI/IV/2000 DAN PERATURAN BANK INDONESIA NO.7/46/PBI/2005 TERHADAP IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MODAL KERJA MURABAHAH BIL WAKALAH DI PT BANK MUAMALAT INDONESIA CABANG SUNGKONO SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (653kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (661kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (337kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (26kB) | Preview

Abstract

Untuk menemukan jawaban dari masalah di atas maka penulis melakukan penelitian, adapun metode penelitiannya adalah deskriptif analisis dengan pola pikir induktif, yaitu dengan menganalisis Fatwa MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 dan Peraturan Bank Indonesia No. 7/46/PBI2005 terhadap implementasi pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah.
Adapun hasil penelitian menyebutkan bahwa pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah di PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Surabaya Sungkono dilakukan dengan akad murabahah yang disertai dengan akad wakalah untuk membeli barang dari supplier yang sebagaian besar dari luar negeri. Adapun pembiayaan tersebut bertujuan untuk membantu nasabah dalam meningkatkan produksi, baik secara kuantitatif, yaitu jumlah hasil produksi, maupun secara kualitatif, yaitu peningkatan kualitas atau mutu hasil produksi. Dalam Fatwa DSN-MUI No.04/DSN-MUI/IV/2000 dan Peraturan Bank Indonesia No.7/46/PBI/2005 mengenai implementasi pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah dijelaskan bahwa apabila bank telah melakukan konfirmasi pembelian suatu barang atau komoditi kepada supplier, maka secara prinsip bank telah membeli barang. Walaupun secara akuntansi belum terdapat aliran dana kepada supplier, namun bank berkomitmen untuk melakukan pembayaran uang pembelian barang kepada supplier yang diwakilkan kepada nasabah dengan menggunakan media akad wakalah. Dengan demikian, maka implementasi pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah di PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Sungkono Surabaya sudah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Peraturan Bank Indonesia.
Bagi PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Sungkono Surabaya, sebagai salah satu bank yang beroperasi dengan prinsip syariah, diharapkan untuk mengkaji lebih mendalam tentang akad yang digunakan sebagai pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah, khususnya dalam hal prinsip dan nilai-nilai akad yang digunakan didalamnya, sehingga akan diperoleh suatu bentuk akad yang lebih sempurna dan mudah dipahami oleh para pihak yang terkait, dengan minimnya pengetahuan masyarakat terkait pembiayaan modal kerja murabahah bil wakalah maka sangat dibutuhkan adanya sosialisasi bagi PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Sungkono Surabaya kepada masyarakat luas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Al Faroby, Yuma Bella Saiful IslamUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Bank dan Perbankan Islam
Hukum Islam
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Pembiayaan; Modal kerja; Murabahah bil Wakalah
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 13 Feb 2015 04:56
Last Modified: 18 Feb 2015 04:42
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/798

Actions (login required)

View Item View Item