Implementasi model pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Faridah, Ifa (2009) Implementasi model pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ifa Faridah_D01205175.pdf

Download (573kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang Implementasi Model Pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang kurang kondusif. Guru kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi sosial, Oleh karena itu, salah satu model pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk proses internalisasi nilai-nilai siswa adalah Model Pembelajaran Jurisprudential Inquiry, yang mana di dalam model ini, belajar sebagai upaya memperbaiki masyarakat dengan memperbaiki hubungan-hubungan interpersonal melalui prosedur demokratis. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat diambil rumusan masalah: (1) Bagaimana prosedur implementasi, (2) Apa saja yang menjadi faktor penghambat (3) Solusi apa saja untuk mengatasi penghambat Implementasi Model Pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan. Berpijak pada rumusan masalah tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk (1)Mendeskripsikan prosedur implementasi, (2)Mendeskripsikan faktor penghambat dan (3)Mendeskripsikan solusi untuk mengatasi penghambat Model Pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Dalam hal ini teknik pengumpulan data menggunakan metode interview, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data untuk memperoleh kecermatan, ketelitian dan kebenaran penulis menggunakan tiga cara penalaran ; cara berpikir induktif, cara berpikir deduktif dan revlektife thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, prosedur pembelajaran dalam Model Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan belum berjalan sesuai prosedur yang ada dalam teori. Hal ini berdasarkan adanya realita bahwa dalam proses pembelajaran belum melaksanakan enam langkah pembelajaran dengan sempurna Kedua, faktor penghambat Implementasi Model Jurisprudential Inquiry pada mata pelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan adalah: Alokasi kelas yang tidak sebanding dengan jumlah peserta didik, jam mengajar guru terlalu padat, kondisi sumber daya manusia (guru) sudah berumur, manajemen lembaga kurang baik, dan siswa kurang wawasan, ketiga, solusi untuk mengatasi penghambat implementasi Model Pembelajaran Jurisprudential Inquiry pada mata PAI di SMP Muhammadiyah 12 Lamongan, adalah: membangun kelas-kelas baru untuk mengimbangi jumlah peserta didik, merekrut guru baru Pendidikan Agama Islam, pihak sekolah mengadakan diklat atau pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan menambah media terutama internet dilingkungan sekolah agar siswa mudah mengakses informasi-informasi terbaru.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Faridah, Ifa--UNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Inkuiri
Pendidikan > Pembelajaran
Uncontrolled Keywords: Model pembelajaran; Jurisprudential Inquiry; Pendidikan Agama Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 31 Oct 2009
Last Modified: 21 Jan 2019 08:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7821

Actions (login required)

View Item View Item