IMPLEMENTASI METODE KWL (KNOW-WANT TO KNOW-LEARNED) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 1 SURABAYA

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Suryani, Sri (2009) IMPLEMENTASI METODE KWL (KNOW-WANT TO KNOW-LEARNED) DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 1 SURABAYA. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (74kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (392kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (241kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Pendidikan Agama Islam dinilai oleh banyak kalangan memiliki banyak kelemahan, terutama di dalam proses pembelajarannya. Pendidikan Agama Islam terlihat masih menganggap bahwa guru sebagai satu-satunya sumber belajar siswa. Sukses dan tidaknya proses pembelajaran sangat tergantung dari peran guru. Siswa hanya memperoleh materi, kemudian ditelah begitu saja. Proses pembelajaran seperti itu berakibat tidak adanya rangsangan bagi siswa untuk mengembangkan daya pikir kemandirian. Proses pembelajaran yang kaku tersebut, tidak bias dinikmati dan mengakibatkan mental pasif. Proses pembelajaran kurang berkesan di otak siswa.
Oleh karena itu, dimunculkan banyak metode pembelajaran yang lebih aktif, salah satunya adalah metode KWL (Know-Want To Know-Learned). Siswa tidak hanya duduk dan mendengarkan ceramah guru, namun siswa dirangsang untuk selalu berinovasi dan aktif dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang diberikan.
Dalam skripsi ini, penulis akan membahas tentang implementasi metode KWL (Know-Want To Know-Learned) dalam meningkatkan keatifan belajar siswa di SMK Negeri 1 Surabaya dengan tiga masalah berikut ini :
1. Bagaimana implementasi metode KWL (Know-Want To Know-Learned) di SMK Negeri 1 Surabaya?
2. Bagaimana keaktifan belajar siswa di SMK Negeri 1 Surabaya?
3. Bagaimana implementasi metode KWL (Know-Want To Know-Learned) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di SMK Negeri 1 Surabaya ?
Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sedangkan untuk mendapatkan data, penulis menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi. Kemudian dari hasil pengumpulan data tersebut dianalisa dengan bentuk deskriptif. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis induktif.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa, pertama, kemampuan guru dalam menerapkan metode KWL (Know-Want To Know-Learned) pada pembelajaran pendidikan agama Islam sudah baik. Kedua, berdasarkan hasil penelitian, keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan Agama Islam tergolong cukup baik. Ketiga, implementasi metode KWL (Know-Want To Know-Learned) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran pendidikan agama Islam juga terbilang sudah baik dan hasilnya pun juga memuaskan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Suryani, SriUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Pendidikan Islam
Keywords: Metode KWL; Know-Want To Know-Learned; Meningkatkan Keaktifan Siswa
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 31 Oct 2009
Last Modified: 10 Feb 2015 07:33
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7804

Actions (login required)

View Item View Item