IRONI MADRASAH KORBAN LUMPUR LAPINDO : STUDI KASUS PADA MA KHALID BIN WALID

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rasyid, Anwar (2013) IRONI MADRASAH KORBAN LUMPUR LAPINDO : STUDI KASUS PADA MA KHALID BIN WALID. Penelitian Individu.

[img]
Preview
Text
Eks Summary Mdrsh Lpndo Drs. H. Anwar Rasyid, M.Pd.I.pdf

Download (186kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui proses pembelajaran di MA Kholid bin Walid yang telah menjadi korban lumpur Lapindo, dan 2. Memahami strategi MA Kholid bin Walid dalam menuju proses pembelajaran yang lebih baik. Untuk mencapai tujuan diatas, maka dilakukan penelitian lapangan (field research) dengan mengkaji kedua permasalahan di atas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan, koleksi data, reduksi, display, dan konklusi. Hasil penelitian menunjukkan: 1. Kondisi penyelenggaraan proses belajar mengajar di MA Kholid bin Walid dapat dikatakan cukup memprihatinkan, mengingat kondisi sarana dan prasarananya yang kurang memadai. Meski dalam kondisi yang kurang memadai, pihak MA Kholid bin Walid tetap semangat dalam menyelenggarakan proses pembelajaran. Di samping karena kebutuhan, juga karena tidak ada pilihan. Pendidikan merupakan kebutuhan bersama setiap orang, baik kebutuhan peserta didik, pendidik, maupun masyarakat. Di samping itu para civitas pendidikan di MA Kholid bin Walid menyadari bahwa mengajar dan mendidik –disamping sebagai tugas professional- juga menjadi bagian dari media pengabdian kepada masyarakat. Sehingga meskipun dalam kondisi suasana yang tidak kondusif, mereka tetap bertahan dan bersemangat dalam melaksanakan proses pembelajaran. 2. Strategi yang dilakukan MA Kholid bin Walid dalam menuju proses pembelajaran yang lebih baik adalah dengan beragam cara yang dapat dilakukan. Dalam hal pemenuhan tempat sekolah yang memadai, pihak MA Kholid bin Walid tidak henti-hentinya menuntut ganti rugi dari PT Minarak Lapindo Jaya untuk relokasi sekolah, disamping juga melalui swadaya. Ketika ganti rugi dari Lapindo belum ada, maka pihak MA Kholid bin Walid menggunakan tempat seadanya, yang penting dapat digunakan untuk proses pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran, metode pembelajaran yang dikembangkan oleh MA Kholid bin Walid diupayakan agar menyenangkan bagi siswa (Pakem), sehingga siswa tetap semangat dalam proses pembelajaran. Pihak MA Kholid bin Walid juga menggratiskan biaya SPP siswa. Perhatian terhadap siswa juga sangat dikedepankan, misalnya, ketika ada siswa yang tidak masuk sekolah, perwakilan MA Kholid bin Walid melakukan silaturrahmi ke rumah siswa tersebut. Semuanya dilakukan agar madrasah tetap dapat eksis dalam proses penyelenggaraan pembelajaran.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Article
Additional Information: Anwar Rasyid
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rasyid, AnwarUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Pembelajaran
Uncontrolled Keywords: Proses Pembelajaran; Madrasah; Lumpur Lapindo
Divisions: Karya Ilmiah > Laporan Penelitian
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Jun 2016 04:37
Last Modified: 30 Jun 2016 04:37
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7187

Actions (login required)

View Item View Item