KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM ISLAM : STUDI ATAS PEMIKIRAN ABDULLAH NASHIH ULWAN

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Subhan, Fauti (2013) KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM ISLAM : STUDI ATAS PEMIKIRAN ABDULLAH NASHIH ULWAN. Penelitian Individu.

[img]
Preview
Text
Eks Summary Pnddk Krktr NU.pdf

Download (171kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Memahami konsep pendidikan karakter anak menurut Abdullah Nashih Ulwan, dan 2. Memahami relevansi pemikiran pendidikan karakter menurut Abdullah Nashih Ulwan dalam menjawab problematika manusia modern. Dalam rangka mencapai tujuan diatas, dilakukan kajian penelitian literatur dengan mengkaji data-data primer (karya Abdullah Nashih Ulwan), data-data sekunder (karya orang tentang Abdullah Nashih Ulwan), dan datadata pendukung (karya-karya yang terkait dengan tema penelitian). Data-data yang terkumpul dianalisis dengan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan: 1. Menurut Nashih Ulwan, pendidikan karakter anak, atau pendidikan moral anak, merupakan serangkaian prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak (karakter atau tabiat) yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak sejak masa pemula hingga ia menjadi seorang mukallaf. Ajaran karakter atau moral Nashih Ulwan berupaya mengarahkan manusia agar tidak memiliki sifat kebinatangan. Bagi Nashih Ulwan, pendidikan karakter didasarkan pada landasan keimanan kepada Allah SWT. Pendidikan karakter yang berpijak pada iman dan takwa kepada Allah SWT. merupakan factor yang dapat meluruskan tabiat yang menyimpang dan memperbaiki jiwa kemanusiaan. Tanpa pendidikan iman, maka perbaikan, ketentraman, dan karakter atau moral tidak akan tercipta. Para orang tua dan orang yang bertanggung jawab terhadap pendidikan karakter harus menghindarkan anakanak dari sifat suka berbohong, suka mencuri, suka mencela dan mencemooh, kenakalan dan penyimpangan. 2. Beberapa persoalan yang muncul di era modern dapat diidentifikasi sebagai persoalan fisik dan psikis. Terjadinya Disintegrasi Ilmu Pengetahuan, Kepribadian yang Terpecah (split personality), Penyalahgunaan Iptek, Pendangkalan Iman, Pola Hubungan Materialistik, Menghalalkan Segala Cara, Stres dan Frustasi, Kehilangan Harga Diri dan Masa Depan, merupakan bagian dari problem-problem manusia di era modern. Dalam rangka penyelamatan manusia dari problematika di era modern, perlu intensitas pendidikan karakter atau moral yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Terkait dengan ini, konsep pendidikan karakter atau moral yang dikemukakan oleh Abdullah Nasih Ulwan relevan ditanamkan kepada peserta didik sejak dini atau sejak masa kanak-kanak.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Article
Additional Information: Fauti Subhan
Creators:
CreatorsEmailNIM
Subhan, FautiUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan > Pendidikan - Karakter
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Karakter; Nashih Ulwan; Problem Manusia Modern
Divisions: Karya Ilmiah > Laporan Penelitian
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Jun 2016 03:56
Last Modified: 30 Jun 2016 03:56
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7185

Actions (login required)

View Item View Item