IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR DI ERA REFORMASI TAHUN 1998 - 2008 : STUDI TENTANG SEJARAH DAN KIPRAH IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mashudah, Mashudah (2009) IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR DI ERA REFORMASI TAHUN 1998 - 2008 : STUDI TENTANG SEJARAH DAN KIPRAH IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
bab 1-4.pdf

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text
pustaka.pdf

Download (93kB) | Preview

Abstract

Sejarah dan Kiprah Ikatan Remaja Muhammadiyah Jawa Timur Di Era Reformasi Tahun 1998 - 2008. Dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan pada Sejarah dan Kiprah Ikatan Remaja Muhammadiyah Jawa Timur di Era Reformasi Tahun 1998 - 2008.
Selanjutnya oleh penulis, penelitian ini menggunakan empat tahapan metode sejarah yang terdiri dari : heuristik, kritik (kritik intern dan ekstern), interpretasi dan historiografi sejarah, sedangkan dalam teorinya penulis menggunakan teorinya Talcott Parsons tentang Fungsional Struktural, Menurut Talcott Parsons teori Struktural Fungsional merupakan suatu sistem masyarakat yang memiliki struktur yang terdiri dari banyak lembaga, di mana masing-masing lembaga memiliki fungsi sendiri-sendiri.
Adapun dalam penelitian ini, oleh penulis telah disimpulkan sebagai berikut :
Pada tahun 1919 upaya dan keinginan untuk mendirikan organisasi pelajar Muhammadiyah telah dirintis. Pada tahun 1958 usaha membentuk organisasi kader Muhammadiyah menunjukkan titik terang dan menunjukkan keberhasilan, melalui keputusan Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Garut tersebut diperkuat pada Muktamar Pemuda Muhammadiyah II yang berlangsung pada tanggal 24-28 Juli 1960 di Yogyakarta, memutuskan untuk membentuk Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Pada Konferensi Pemuda Muhammadiyah di Surakarta tanggal 18-20 Juli 1961 dan secara nasional melalui forum tersebut IPM dideklarasikan. Pada tanggal 5 Shafar 1381 H bertepatan dengan tanggal 18 Juli 1961 ditetapkan sebagai hari kelahiran Ikatan Pelajar Muhammadiyah.
Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, IPM pusat mempunyai kiprah yang sangat besar, baik dalam skala intern maupun skala ekstern. Seperti di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, seni dan budaya.
Lambat laun perlahan tapi pasti masuklah IPM ke wilayah Jawa Timur, pergerakan IPM menjadi parameter besarnya IPM di tingkat Nasional, menyadari hal ini langkah relatif, progressif, visioner dan profesional yang harus menjadi ciri khas gerak IPM. Lahirnya Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Timur berselang lima tahun setelah berdirinya IPM di tingkat pusat pada tahun 1966 di Surabaya.
Pada tahun 1992 terjadi pergantian nama Ikatan Pelajar Muhammadiyah menjadi Ikatan Remaja Muhammadiyah. Ikatan Remaja Muhammadiyah adalah nama baru Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang memiliki filosofi gerakan yang tidak berbeda dengan IPM. Hanya saja IRM memiliki jangkauan garapan yang lebih luas yakni remaja (tidak sebatas pelajar di lingkungan Muhammadiyah).
IPM/IRM sebagai organisasi pelopor, penyempurna perjuangan Muhammadiyah mempunyai kiprah besar khususnya bagi Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya. Seperti: mengadakan pelatihan da’i, mengadakan workshop seni dan budaya dan lain sebagainya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mashudah, MashudahUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Sejarah > Islam
Uncontrolled Keywords: Ikatan Remaja Muhammadiyah; Sejarah
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 30 Oct 2009
Last Modified: 06 Feb 2015 07:54
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7131

Actions (login required)

View Item View Item