Makna Ritual Sedekah Bumi dan Respon Masyarakat Desa Pancur Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Huda, Mohammad Thoriqul (2016) Makna Ritual Sedekah Bumi dan Respon Masyarakat Desa Pancur Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (561kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (531kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (636kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (371kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (394kB) | Preview

Abstract

Problematika yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (1), bagaimana prosesi ritual tradisi sedekah bumi yang dilaksanakan masyarakat desa Pancur, (2), bagaimana makna tradisi sedekah bumi bagi masyarakat desa Pancur, (3), bagaimana respon masyarakat desa Pancur terhadap pelaksanaan tradisi sedekah bumi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui prosesi sedekah bumi, makna serta respon dari masyarakat desa Pancur terhadap pelaksanaan tradisi sedekah bumi.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1), prosesi sedekah bumi dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu persiapan acara, kemudian masuk pada acara inti sedekah bumi yakni dengan melalukan do’a bersama di sendang desa sekaligus dengan membakar menyan, dan ditutup dengan pelaksanaan tayuban dan pengajian, (2), ditemukan pula bahwa masyarakat desa Pancur memberikan makna yang mendalam terhadap pelaksanaan tradisi sedekah bumi dengan menganggap bahwa sedekah bumi sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan yang kuasa melalui bercocok tanam, (3), dalam pelaksanaan tradisi sedekah bumi juga mendapat respon dari kelompok masyarakat desa Pancur, respon negatif muncul dari kalangan elit keagamaan masyarakat Pancur, kemudian respon positif muncul dari kelompok pemuda desa Pancur, dari aparatur pemerintahan desa Pancur, dan dari sesepuh desa Pancur. Sedekah bumi juga mempunyai beberapa manfaat nilai, diantaranya adalah nilai sosiologis, yakni dengan adanya kegiatan tersebut, ikatan social masyarakat dari berbagai golongan bersatu. Nilai teologis, yakni pelaksanaan sedekah bumi sebagai ungkapan syukur untuk menjaga hubungan baik dengan Tuhan. Nilai ekologis, keberdaan sedekah yang dilaksanakan di sendang desa, memberikan kepercayaan
pada masyarakat bahwa keberadaan sendang desa harus tetap dilestarikan, dan keberadaan ekosistem di sekitarnya juga harus dijaga.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Ma'shum
Creators:
CreatorsEmailNIM
Huda, Mohammad ThoriqulUNSPECIFIEDF01213004
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorMashumUNSPECIFIED2014096001
Subjects: Kebudayaan Jawa
Uncontrolled Keywords: Sedekah bumi; makna; nilai dan respon
Divisions: Program Magister > Filsafat Agama
Depositing User: Nurul Hidayah
Date Deposited: 27 Jun 2016 07:21
Last Modified: 11 Dec 2019 07:15
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/7069

Actions (login required)

View Item View Item