MENIMBANG KEJUJURAN AKADEMIK KAUM ORIENTALIS DALAM KAJIAN KEISLAMAN

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hamim, Thoha (2008) MENIMBANG KEJUJURAN AKADEMIK KAUM ORIENTALIS DALAM KAJIAN KEISLAMAN. Penelitian Individu.

[img]
Preview
Text
thoha Menimbang Kejujuran Akademik Kaum Orientalis Dalam Kajian Keislaman.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Perkembangan orientalisme moderen berawal dari kajian terhadap Islam sebagai fenomena budaya yang tercermin dalam perilaku dan karakter spesifik pemeluknya. Dengan orientasi kajian seperti itu, maka tidak mengherankan bila perkumpulan orientalisme pertama kali dibentuk untuk melakukan kajian keislaman di Batavia (nama Belanda untuk kota Jakarta) tahun 1781. Perkumpulan ini menyelenggarakan bermacam kajian tentang Islam dan hasilnya dipergunakan untuk melandasi berbagai kebijakan pemerintah Belanda, yang terkait dengan kolonialisasinya di East Indies [Indonesia] saat itu. Inggris juga mendirikan Asiatic Society of Bengal tahun 1784 atas prakarsa Sir William Jones. Perkumpulan serupa dengan tujuan yang tidak jauh berbeda juga dibentuk di beberapa negara Eropa. Perancis mendirikan Societe Asiatique yang berkedudukan di Paris tahun 1822. Sementara Inggris mendirikan Royal Asiatic Society di London tahun 1834 dan Amerika Serikat mendirikan American Oriental Society di tahun 1842.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Article
Additional Information: Thoha Hamim
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hamim, ThohaUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Islam
Uncontrolled Keywords: Kejujuran Akademik; Kaum Orientalis; Kajian Keislaman
Divisions: Karya Ilmiah > Laporan Penelitian
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 27 May 2016 08:35
Last Modified: 27 May 2016 08:35
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6630

Actions (login required)

View Item View Item