SEJARAH PENGANGKATAN SULTĀNAH SAFIYYATUDDĪN SHĀH DI KESULTANAN ACEH DARUSSALAM TAHUN 1641 M

Izzah, Nailatul (2014) SEJARAH PENGANGKATAN SULTĀNAH SAFIYYATUDDĪN SHĀH DI KESULTANAN ACEH DARUSSALAM TAHUN 1641 M. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (547kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (391kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (580kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (158kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang Sultanah Safiyyatuddin Shāh. Pembahasan yang difokuskan pada: (1) biografi Sultanah Safiyyatuddin Shāh yang meliputi latar belakang keluarga dan riwayat hidup Sultanah Safiyyatuddin Shāh; (2) kondisi Kesultanan Aceh Darussalam sebelum pengangkatan Sultanah Safiyyatuddin Shāh; (3) polemik tentang kepemimpinan wanita dan pengangkatan Sultanah Safiyyatuddin Shāh.
Penulis menggunakan sebuah pendekatan historis. Dengan pendekatan ini, penulis berusaha mengungkap siapa Sultanah Safiyyatuddin Shāh itu, bagaimana kondisi Kesultanan Aceh sebelum Sultanah Safiyyatuddin Shāh dan apa yang melatarbelakangi pengangkatan Sultanah Safiyyatuddin Shāh. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori kepemimpinan, dari teori kepemimpinan tersebut terlihat bahwa kepemimpinan Sultanah Safiyyatuddin Shāh ini termasuk dalam teori genetik. Penilitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Sultanah Safiyyatuddin Shāh adalah anak pertama Sultan Iskandar Muda dan Ratna Sendi Istana. Dari jalur ayah, beliau adalah keturunan raja dari Darul Kamal dan Mahkota Alam. Kesultanan Aceh mengalami puncak kejayaan pada masa Sultan Iskandar Muda. Sultanah Safiyyatuddin Shāh diangkat menjadi pemimpin Kesultanan Aceh Darussalam, menggantikan suaminya pada tahun 1641 M. Pengangkatan tersebut merupakan usaha untuk membatasi kekuasaan penguasa dan mencegah terulangnya kembali suatu pemerintahan tirani yang terpusat seperti pada masa Sultan Iskandar Muda. Selain itu, persoalan kepemimpinan perempuan juga menjadi polemik tersendiri dalam sejarah Kesultanan Aceh Darussalam yang syarat dengan penerapan hukum Islam.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Nur Rokhim
Uncontrolled Keywords: Sultanah Safiyyatuddin; Sultan Aceh
Subjects: Sejarah
Kebudayaan > Kebudayaan Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2015 05:06
Last Modified: 02 Feb 2015 09:09
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/65

Actions (login required)

View Item View Item