PENANGGUHAN PENCATATAN PERNIKAHAN DINI DALAM TINJAUAN YURIDIS DAN HUKUM ISLAM : STUDI KASUS SAMBIRAMPAK KIDUL KOTAANYAR PROBOLINGGO

Maghfuroh, Wahibatul (2016) PENANGGUHAN PENCATATAN PERNIKAHAN DINI DALAM TINJAUAN YURIDIS DAN HUKUM ISLAM : STUDI KASUS SAMBIRAMPAK KIDUL KOTAANYAR PROBOLINGGO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (604kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (414kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (759kB) | Preview

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian field reseach. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara secara langsung yakni mengumpulkan data dengan cara mencatat hal yang menjadi sumber data dari hasil wawancara.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penyebab adanya penangguhan pencatatan pernikahan dini bagi pasangan adalah faktor ekonomi, faktor sosial faktor psikologis, Faktor buta hukum, faktor hamil diluar nikah.
Penangguhan Didalam hukum Positif bahwa UU No.1 Tahun 1974 tentang Pencatatan Perkawinan ini, Setiap perkawinan harus dicatatkan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Yaitu di dalam pasal 2 ayat (2) dan UU No.1 Tahun 1974.\
Sedangakan Penangguhan pencatatan pernikahan didalam Islam tidak ada hanya saja dalam perkawinan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal itu adalah syarat dan rukun yang harus dipenuhi. Adapun syarat dan rukun merupakan perbuatan hukum yang sangat dominan menyangkut sah atau tidaknya perbuatan tertentu dari segi hukum. Kedua kata tersebut mengandung yang sama dalam hal bahwa keduanya merupakan sesuatu yang harus diadakan.
Sejalan dengan kesimpulan diatas, perlu diketahui bahwa banyak mudharat yang ditimbulkan atas desakan untuk melangsungkan penangguhan pencatatan pernikahan dini meskipun juga ada sisi positifnya. Masyarakat harus tahu bahwa Undang-Undang memberi batasan usia dibolehkannya menikah. Hal ini untuk meredam banyaknya penangguhan pencatatan pernikahan dini semakin marak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Hukum Islam
Perdata Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Wahibatul Maghfuroh
Date Deposited: 25 Apr 2016 01:08
Last Modified: 25 Apr 2016 01:08
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/6220

Actions (login required)

View Item View Item