BULLYING DALAM AL-QUR’AN : STUDI ANALISIS TEORI DAN KAIDAH M.QURAISH SHIHAB SERTA IBN KATHIR DALAM MENAFSIRKAN YASKHAR

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ashar, Moch. Amirudin (2016) BULLYING DALAM AL-QUR’AN : STUDI ANALISIS TEORI DAN KAIDAH M.QURAISH SHIHAB SERTA IBN KATHIR DALAM MENAFSIRKAN YASKHAR. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (433kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (450kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (656kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (753kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (329kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah tentang teori dan kaidah yang digunakan M. Quraish Shihab dan Ibn Kathir dalam menafsirkan yaskhar pada ayat-ayat mengejek.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teori dan kaidah yang digunakan M. Quraish Shihab dan Ibn Kathir dalam menafsirkan yaskhar pada ayat-ayat mengejek.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, maka penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif, kemudian menggunakan metode penelitian library research (penelitian perpustakaan), sumber data primer yang digunakan berasal dari kitab tafsir al-misbah dan tafsir ibnu kathir, serta data sekunder yang berasal dari buku-buku semantik dan kaidah tafsir yang relevan dengan penelitian ini. selanjutnya analisis datanya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskritif kualitatif yakni penelitian berupaya untuk mendeskripsikan yang saat ini berlaku. di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis, dan menginterpretasikan. Jadi setelah menerangkan tentang penafsiran, teori, dan kaidah yang digunakan oleh M. Quraish Shihab dan Ibn Kathir, selanjutnya menganalisis isinya.
Data yang ditemukan bahwa maksud dari Yaskhar ( Mengolok-olok ) adalah menyebut kekurangan pihak lain dengan tujuan menertawakan yang bersangkutan baik berupa ucapan, perbuatan maupun dengan tingkah laku, menurut M. Quraish Shihab. Dan Yaskhar menurut Ibn Kathir yaitu mencela dan menghina. Adanya teori kebahasaan untuk mencari makna suatu lafaz dalam al-Qur’an yang dinamakan teori semantik. Jenis semantik-pun dibagi menjadi dua, yaitu semantik leksikal dan gramatikal. Untuk menganalisis bahasa juga bias digunakan analisis makna dasar, makna rasional, dan struktur batin.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa M. Quraish Shihab menggunakan teori semantik leksika dan kaidah al-‘Ibrah bi ‘umum al- lafẓ la bikhuṣuṣ al-sabab pada asbab al-nuzul, dan Ibn Kathir menggunakan fungsi ḥadith bagi tafsir al-Qur’an yakni bayan al-taqrir serta menggunakan kaidah al-‘Ibrah bikhuṣuṣ al-sabab la bi ‘umum al- lafẓ pada asbab al-nuzul.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ashar, Moch. Amirudinamirudinashar@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email amirudinashar91@gmail.com
Date Deposited: 23 Apr 2016 01:30
Last Modified: 23 Apr 2016 01:30
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5938

Actions (login required)

View Item View Item