PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN MORALITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT PEDESAAN : STUDI KASUS PONDOK PESANTREN MAMBA'UL MA'ARIF DENANYAR JOMBANG

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Asyifak, Hikmah (2016) PERAN PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN MORALITAS KEAGAMAAN MASYARAKAT PEDESAAN : STUDI KASUS PONDOK PESANTREN MAMBA'UL MA'ARIF DENANYAR JOMBANG. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (986kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (518kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (604kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (523kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (868kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (657kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (579kB) | Preview

Abstract

Ada dua pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian ini : (1) bagaimana peran Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di tengah kehidupan masyarakat desa Denanyar. (2) bagaimana pelaksanaan program kegiatan pondok pesantren Mamba’ul Ma’arif dalam kaitannya dengan peningkatan moralitas keagamaan masyarakt desa Denanyar Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar belakang Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan data. Pemerikasaan keabsahan data dilakukan dengan teknik ketekunan pengamatan dan triangulasi dengan membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan. Pondok pesantren Mamba’ul Ma’arif adalah salah satu dari empat pondok pesantren terbesar dan utama di kota Jombang. Setelah Pondok Pesantren Tebuireng, Darul ‘Ulum Rejoso dan Bahrul ‘Ulum Tambakberas. Hampir satu abad yang lalu, tepatnya tahun 1917 M. KH. M. Bisri Syansuri (1887-1980) bersama istri beliau Nyai Hj. Noor Khodijah (1932) atas restu gurunya KH. Hasyim Asy’ari (1871-1947) serta dorongan mertua beliau KH. Hasbulloh, KH Bisri Syansuri mendirikan pesantren di desa Denanyar yang berjarak 2 Km dari arah barat kota Jombang. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kegiatan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif dalam meningkatkan moralitas skeagamaan masyarakat sekitar dilakukan melalui pendekatan kultural dan pendidikan formal yang berjalan dengan baik. (2) Peran Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif di tengah kehidupan masyarakat desa Denanyar sngatlah besar. Yakni peran sebagai agent of development, agent of social change, sebagai pengembang ekonomi dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Asyifak, Hikmahhikmahasyifak@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Pendidikan Islam
Pesantren
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: hikmah asyifak
Date Deposited: 22 Apr 2016 07:40
Last Modified: 22 Apr 2016 07:40
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5906

Actions (login required)

View Item View Item