PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AL QUR'AN

Arivida, Rista (2016) PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF AL QUR'AN. Undergraduate thesis, UIN SUNAN AMPEL SURABAYA.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (482kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (141kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang pendekatan saintifik perspekrtif Al-qur’an. Rumusan masalah penelitian ini adalah:Bagaimana konsep pendekatan saintifik dalam kurikulum pendidikan islam. Bagaimana pendapat para mufassir mengenai pendekatan saintifik dalam kurikulum pendidikan agama islam.Bagaimana analisis pendekatan saintifik dalam kurikulum pendidikan agama islam perspektif Al Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research), sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakanmenggunakan metode dokumentasi peneliti menyelidiki benda-benda tertulis. Dalam analisis atau pengolahan data, penulis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian ini adalahkonsep pendekatan saintifik yang terdiri dari lima kegiatan diantaranya mengamati, menanya, mengeksplor/mencoba, menalar/mengasosiasi, dan mengkomunikasikan yang dalam kaitannya dengan perspektif Al-Qur’an ialah bahwasanya kelima proses tersebut merupakan tuntutan kepada manusia agar mampu mengamati sebaik mungkin segala hal yang ada disekitarnya yang juga merupakan suatu ilmu pengetahan, dan hendaknya menanyakan segala sesuatu yang belum dipahami kepada ahlinya, lalu mampu mengamalkan atau mencoba mealkukan atas apa yang telah diterima dan menggunakan nalarnya sebaik mungkin agar tidak muncul persepsi kurang baik yang tidak ada dasarnya atau asal menyimpulkan saja tanpa ada pertimbangan tentang bagaimana dasarnya yang bisa menguatkan pengetahuan tersebut, lalu dalam proses mengkomunikasikan hendaknya mampu menyampaikan suatu ilmu yang telah kita pahami kepad orang lain yang belum memahaminya sebagaimana dalam ayat, dan secara keseluruhan itu juga menuntut agar mampu berfikir intelektual.

Email:
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Pendidikan Islam > Pendidikan Islam - Kurikulum
Pengajaran
Al Qur'an
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: rista arivida
Date Deposited: 11 Apr 2016 07:55
Last Modified: 11 Apr 2016 07:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5516

Actions (login required)

View Item View Item