Analisis hukum islam terhadap sistem bagi hasil pada usaha Roti Bakar A.H di Desa Pepelegi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Apsari, Andita Dina (2022) Analisis hukum islam terhadap sistem bagi hasil pada usaha Roti Bakar A.H di Desa Pepelegi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Andita Dina Apsari_C92218113.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Hukum Islam terhadap Sistem Bagi Hasil pada Usaha Roti Bakar A.H di Desa Pepelegi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan dari rumusan masalah: (1) Bagaimana praktik sistem bagi hasil pada usaha roti bakar A.H di Desa Pepelegi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. (2) Bagaimana analisis hukum Islam terhadap sistem bagi hasil pada usaha roti bakar A.H di Desa Pepelegi Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data penelitian dikumpulan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan pola pikir induktif terhadap praktik kerjasama sistem bagi hasil pada usaha roti bakar A.H kemudian dianalisis dengan hukum Islam.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa; pertama, praktik bagi hasil yang dilakukan dengan perjanjian secara lisan dengan menyepakati beberapa ketentuan mengenai modal, mekanisme pengelolaan, pembagian keuntungan sebesar Rp 1000/porsi yang terjual selama satu bulan kepada pihak pertama dan untuk keuntungan sisanya diberikan kepada pihak kedua. Dalam praktiknya menemui beberapa kendala yaitu, sepinya pelanggan akibat PPKM, naiknya harga bahan-bahan roti bakar. Kedua, praktik sistem bagi hasil pada usaha roti bakar A.H belum memenuhi syarat shirkah, yaitu pembagian keuntungannya tidak menggunakan persentase sesuai dengan porsi modal. Begitu pula dengan kerugian yang ditanggung oleh salah satu pihak, namun kedua belah pihak sama-sama sepakat dan rela dalam menentukan kesepakatan tersebut sehingga tidak ada yang merasa terzalimi. Karena adanya prinsip kerelaan atau ‘antarāḍin tersebut menjadikan praktik bagi hasil roti bakar A.H sesuai dan sejalan dengan hukum Islam.Sejalan dengan kesimpulan diatas, penulis memberikan saran untuk para pihak yaitu pembagian keuntungan dari usaha roti bakar A.H sebaiknya ditentukan dalam bentuk persentase sesuai dengan kontribusi modal yang disertakan atau sesuai dengan kesepakatan agar jelas pembagiannya. Kedua, sebaiknya akad perjanjian yang disepakati secara lisan juga dituangkan dalam bentuk perjanjian dalam bentuk tertulis. Dengan tujuan suapaya tercapainya keadilan dan tidak menanggung beban bagi salah satu pihak saja.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Apsari, Andita Dinaanditadina8@gmail.comC92218113
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSholihuddin, Muhmsholihuddin@uinsby.ac.id2025077701
Subjects: Bagi Hasil
Keywords: shirkah;bagi hasil
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Andita Dina Apsari
Date Deposited: 24 Jul 2022 11:45
Last Modified: 24 Jul 2022 11:45
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54389

Actions (login required)

View Item View Item