Analisis hukum Islam dan fatwa DSN-MUI nomor: 62/DSN-MUI/XII/2007 terhadap penerimaan cashback pada aplikasi neobank

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putri, Raisha Alamanda (2022) Analisis hukum Islam dan fatwa DSN-MUI nomor: 62/DSN-MUI/XII/2007 terhadap penerimaan cashback pada aplikasi neobank. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Raisha Alamanda Putri_C02218033.pdf

Download (6MB)

Abstract

Skripsi ini menjawab pertanyaan pada rumusan masalah yang terdiri dari: 1) bagaimana kendala penerimaan cashback pada aplikasi Neobank?; dan 2) bagaimana analisis hukum Islam dan Fatwa DSN-MUI Nomor 62/DSN-MUI/XII/2007 terhadap kendala penerimaan cashback pada aplikasi Neobank?,jenis penelitian yang digunakan untuk menyusun penulisan skripsi adalah field research (studi lapangan) dengan model penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan diperoleh dari sesi tanya jawab (wawancara) dengan para nasabah yang menggunakan Neobank melalui via chat, observasi, dan dokumentasi yang diolah dengan teknik deskriptif deduktif dan dianalisis menggunakan teori hukum Islam yaitu, akad Ju’a̅lah dan Fatwa DSN-MUI Nomor 62/DSN-MUI/XII/2007. Hasil yang dapat disimpulkan dari penelitian ini, yaitu 1) pelaksanaan penerimaan cashback dapat diperoleh melalui fitur saling transfer dengan sesama pengguna BNC (Bank Neo Commerce) dari saldo yang dimiliki dengan ketentuan maksimal melakukan 5 (lima) kali transfer untuk mendapatkan cashback; 2) kendala penerimaan cashback dalam hukum Islam dan Fatwa DSN-MUI Nomor 62/DSN-MUI/XII/2007 diperbolehkan dan pelaksanaannya tetap dianggap sah karena kendala sistem yang dialami Neobank terjadi secara tidak merata sehingga pengguna tidak mendapatkan cashback dengan semestinya. Sementara, pengguna lainnya setelah menyelesaikan tugas tetap mendapatkan cashback dan tidak mengalami kendala tersebut. Dengan demikian, penulis dapat menyimpulkan bahwa kendala penerimaan cashback pada aplikasi Neobank hanya dialami oleh beberapa pengguna yang terjadi karena faktor koneksi internet disuatu wilayah tertentu yang menyebakan pelaksanaan penerimaan cashback tidak dapat berjalan dengan semestinya setelah memenuhi syarat dan ketentuan. Dari hasil kesimpulan peneleitian tersebut, penulis dapat memberikan saran kepada pihak Neobank untuk lebih memperhatikan hak para nasabah untuk menerima cashback yang telah dijanjikan. Hal tersebut dapat diantisipasi melalui penjelasan dari pihak Neobank mengenai kendala sistem error yang sedang dialami agar para nasabah dapat lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Serta, pemberi kebijakan lebih memperhatikan dan mengawasi pelaksanaan praktik saling transfer di aplikasi Neobank.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putri, Raisha Alamandaraishaalamandap@gmailcomC02218033
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSholihuddin, Muhmsholihuddin@uinsby.ac.id2025077701
Subjects: Bank dan Perbankan
Hukum Islam
Keywords: Hukum Islam; fatwa DSN-MUI; cashback; neobank
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Raisha Alamanda Putri
Date Deposited: 21 Jul 2022 05:59
Last Modified: 21 Jul 2022 05:59
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/54221

Actions (login required)

View Item View Item