Analisis komparatif metode istinbat Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf al-Qardawi dalam penggunaan antiseptik hand sanitizer yang mengandung alkohol sebelum shalat

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sholachuddin, Moh (2022) Analisis komparatif metode istinbat Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf al-Qardawi dalam penggunaan antiseptik hand sanitizer yang mengandung alkohol sebelum shalat. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Moh Sholachuddin_C05217011.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini memiliki dua rumusan masalah, yakni: 1. Bagaimana Metode Istinbat Hukum Wahbah Zuhayli dan Yusuf Al-Qardawi Dalam Menggunakan Alkohol Sebelum Shalat? 2. Bagaimana Analisis Komparatif Metode Istinbat Hukum Menggunakan Hand Sanitizer yang Mengandung Alkohol Sebelum Shalat Perspektif Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf alQardawi>? Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan komparatif, yaitu penelitian yang menggambarkan data asli yakni pandangan Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf alQardawi tentang penggunaan antiseptik hand sanitizer yang mengandung alkohol sebelum shalat. Data tersebut kemudian peneliti analisis komparatif untuk ditarik sebuah kesimpulan. Dari hasil penelitian tersebut, ditemukan bahwa metode istinbat yang digunakan oleh Wahbah al-Zuhayli dalam masalah penggunaan alkohol dan khamr mengutip penjelasan ulama Shafi’iyyah bahwa hukum menggunakan alkohol yang digunakan untuk membersihkan kulit dan kuman adalah ma’fuwwun ‘anhu. Yusuf al-Qardawi merujuk pada ketentuan Muhammad Rashid Rida, yang menyatakan bahwa boleh menggunakan alkohol untuk pengobatan. Hukum menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol menurut Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf alQardawi adalah boleh, Namun, mereka berbeda dalam metode dan cara menetapkan hukum tersebut. Wahbah al-Zuhayli menggunakan metode Qiyas dan Yusuf alQardawi menggunakan metode ijtihad Intiqai. Saran kepada masyarakat, khususnya penganut agama Islam, hukum menggunakan antiseptik hand sanitizer yang mengandung alkohol sebelum shalat tanpa mencuci tangan setelahnya boleh digunakan menurut pendapat ulama kontemporer Wahbah al-Zuhayli dan Yusuf al-Qardawi. Peran hand sanitizer untuk membersihkan kuman di tangan terbukti ampuh. Terlebih, di masa pandemi yang saat ini masih melanda, hand sanitizer dapat menjadi salah satu opsi untuk mencegah penularan virus corona.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sholachuddin, Mohshola.wonokromo@gmail.comC05217011
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRiza, A. Kemalkemalespe@yahoo.com2001077502
Subjects: Ibadah
Perbandingan Madzhab
Ulama
Keywords: Analisis komparatif; metode istinbat; Wahbah al-Zuhayli; Yusuf al-Qardawi; antiseptik hand sanitizer; shalat
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Perbandingan Madzhab
Depositing User: MOH SHOLACHUDDIN
Date Deposited: 05 Jul 2022 07:00
Last Modified: 05 Jul 2022 07:00
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/53753

Actions (login required)

View Item View Item