Nurdianah, Rina (2022) Sejarah pemikiran Hamka: relasi kebudayaan dengan sejarah Islam di Indonesia. ['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined] thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.
Rina Nurdianah_A92216147.pdf
Download (3MB)
Abstract
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis dan pendekatan sosio-intelektual. Sedangkan teori yang digunakan untuk menganalisis pembahasan adalah teori sosiologi pengetahuan menurut Ibn Khaldun dan Karl Mannheim. Hasil dari penulisan skripsi ini menyimpulkan bahwa: (1) Hamka adalah tokoh muslim Indonesia yang memiliki beberapa status sekaligus seperti Cendekiawan, sastrawan, politisi, pendidik, jurnalis, sejarawan, dan juga ulama. (2) Hamka menafsirkan kebudayaan sebagai usaha dan hasil usaha manusia dalam menyelesaikan kehendaknya untuk hidup dengan alam yang ada di sekelilingnya. Oleh karena itu, kebudayaan juga harus bersifat dinamis. Sedangkan terhadap Islam, Hamka menafsirkan sebagai ajaran yang memimpin manusia supaya percaya kepada Tuhan melaui pengucapan la ilaha ilallah diikuti oleh Muhammad al-rasulullah dan mengajarkan manusia agar akal budinya bebas merdeka kecuali kepada Allah. (3) Hamka berpandangan bahwa kebudayaan dengan Islam di Indonesia saling berelasi dan memperkuat satu sama lain. Kebudayaan di Indonesia berkembang akibat pengaruh Islam, dan penyebaran Islam juga terbantu atas peran budaya.
| Item Type: | Thesis (['eprint_fieldopt_thesis_type_undergraduate' not defined]) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hamka; kebudayaan; Islam |
| Subjects: | Akulturasi Budaya - Agama |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Rina Nurdianah |
| Date Deposited: | 27 May 2022 16:33 |
| Last Modified: | 27 May 2022 16:33 |
| URI: | http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/53381 |
