SUSTAINABILITAS HOME INDUSTRY SEPATU DAN SANDAL DI DUSUN MOJOSANTREN KELURAHAN KEMASAN KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Izzaqiyah, Nanik (2014) SUSTAINABILITAS HOME INDUSTRY SEPATU DAN SANDAL DI DUSUN MOJOSANTREN KELURAHAN KEMASAN KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (603kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (319kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 6.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (138kB) | Preview

Abstract

Dalam penelitian ini, Peneliti mengkaji terkait dengan bagaimana Sustainabilitas Home Industry Sepatu dan Sandal di Dusun Mojosantren Kelurahan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Adapun tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui bagaimana Sustainabilitas Home Industry Sepatu dan Sandal di Dusun Mojosantren Kelurahan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo.
Untuk mengungkapkan persoalan di atas secara menyeluruh dan mendalam, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang diharapkan dapat menghasilkan data deskriptif yang berupa data tertulis atau lisan dari masyarakat setempat serta perilaku yang diamati di antaranya : H. Fadil selaku mantan sekertaris KUB Mojosantren, serta Bapak Hadi selaku kepala kelurahan Kemasan dan Bapak Parman selaku pengrajin yang sudah lama mendirikan usaha.
Dari penelitian ini ditemukan bahwa sustainabilitas home industry sepatu dan sandal didusun Mojosantren Kelurahan Kemasan Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo terjadi mulai tahun 60an yang dipelopori oleh H. Thalhah yang kemudian di turunkan kepada anaknya dan menularkan pengrajin baru yang sampai saat ini masih terus bertahan dan berkelanjutan dengan berbagai rintangan yang harus dilalui diantaranya krisis ekonomi dan persaingan pasar.
Home industry sepatu dan sandal ini dapat bertahan dan berlanjut dengan faktor pendorong: 1.) Home industry tersebut dapat menjaga kestabilan lingkungan. 2.) Home industry tersebut dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. 3.) Home industry tersebut dapat menciptakan lapangan pekerjaan mengingat sempitnya lapangan pekerjaan dan meningkatnya angka pengangguran. 4.) Keterampilan yang mereka punya. 5.) Mempunyai kerjasama. 6.) Fleksibilitas yang tinggi.
Selain faktor pendorong terdapat juga faktor penghambat dalam mempertahankan home industry sepatu dan sandal, diantaranya: 1.) Tidak berfungsinya KUB Mojosantren. 2.) Adanya indikasi persaingan yang tidak sehat. 3.) Persaingan dengan produk luar negeri. 4.) Kurangnya kesiapan dalam menghadapi tantangan masa depan dan pasar global.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Moh. Anshori
Creators:
CreatorsEmailNIM
Izzaqiyah, NanikUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Dakwah > Dakwah - Manajemen
Keywords: Sustainabilitas Home Industry., Home Industry.
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 29 Jan 2015 03:06
Last Modified: 29 Jan 2015 03:06
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/53

Actions (login required)

View Item View Item