Pendampingan Kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui sosialisasi Pola Pemberian Makan Balita dan Anak (PMBA) di Dusun Urang Agung Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nuryani, Dita (2021) Pendampingan Kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui sosialisasi Pola Pemberian Makan Balita dan Anak (PMBA) di Dusun Urang Agung Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Dita Nuryani_B92217098.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini membahas mengenai pendampingan dalam memberikan pola Makanan Balita dan Anak (PMBA) untuk mencegah terjadinya stunting di Dusun Urang Agung. Angka stunting di Sidoarjo pernah mengalami kenaikan dengan jumlah tertinggi se-Jawa Timur pada tahun 2019 oleh sebab itu Dinas Kesehatan Sidoarjo melakukan berbagai upaya dan tindakan untuk meminimalisir angka stunting. Salah satu upayanya yakni meningkatkan pengetahuan dan edukasi para kader dalam membantu penanggulangan masalah gizi melalui pelatihan konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA), agar mampu mengatasi secara mandiri dalam menangani masalahnya. Konsep program tim kader posyandu ialah memberikan edukasi, pemahamanan dan pendampingan kepada calon ibu dan ibu-ibu yang memiliki balita dan anak pada usia 1-5 tahun. Berdasarkan hasil data posyandu tercatat ada sebanyak 3 anak yang mengalami stunting di Dusun Urang Agung yang terdapat di tiga Rukun Tetangga (RT). Ada banyak faktor yang menyebabkan bayi dan anak mengalami stunting pada usia dini salah satunya yakni akibat kurangnya gizi dan pola hidup yang tidak sehat pada saat mengkonsumsi makanan. Hal lainnya juga diakibatkan pada faktor pendapatan ekonomi keluarga, sehingga memungkinkan balita dan anak tersebut serta ibunya tidak mendapatkan makanan yang cukup baik sehingga rentan menyebabkan masalah pada status gizi balita, anak dan calon ibunya. Dalam pendampingan ini peneliti menggunakan metode penelitian sosial Participatory Action Research (PAR). Dalam PAR, terdapat tiga kata yang paling berhubungan satu sama lain. Ketiga kata tersebut yakni Partisipasi, Riset dan Aksi. Nantinya peneliti akan melakukan berbagai strategi dalam menyelesaikan permasalahannya yakni dengan belajar dan bekerjasama dengan tim kader posyandu yang sudah melakukan pelatihan dengan Dinas Kesehatan serta masyarakat untuk melakukan perubahan. Pendekatan ini menjadi alat untuk masyarakat agar dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya calon ibu dan ibu yang memiliki anak. Agar dapat memahami dan mengubah pola hidup yang kurang sehat menjadi lebih baik agar terhindar dari stunting sejak dini pada balita dan anak. Pada proses pendampingan ini, kelompok masyarakat dan tim kader posyandu dapat melakukan perubahan dalam pola pemberian makan balita dan anak (PMBA) sehingga menghindari adanya stunting pada anak dan calon ibu. Anak dapat menerima pola hidup yang sehat dengan makanan yang seimbang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nuryani, Ditadita2109nuryani@gmail.comB92217098
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHaris, Achmad Murtafiamharis05@gmail.com2004037002
Subjects: Kesehatan > Ibu dan Anak - Pelayanan Kesehatan
Kesehatan > Ibu dan Anak - Pelayanan Kesehatan
Keywords: Pendampingan; Pemberian Makanan Balita dan Anak (PMBA); stunting
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 19 Feb 2022 06:22
Last Modified: 19 Feb 2022 06:22
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/52181

Actions (login required)

View Item View Item