Analisis saddu adh dhariah terhadap imbauan kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) tentang penundaan kehamilan selama masa pandemi Covid-19

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Satria, Bobby (2021) Analisis saddu adh dhariah terhadap imbauan kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) tentang penundaan kehamilan selama masa pandemi Covid-19. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Bobby Satria _C01216007.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang dituangan dalam dua rumusan masalah yaitu: bagaimana imbauan kepala BKKBN tentang penundaan kehamilan selama masa pandemic Covid-19, serta bagaimana analisis Saddu Adh-Dhariah terhadap imbauan kepala BKKBN tentang penundaan kehamilan selama masa pandemic Covid-19 Data penelitian ini dihimpun menggunakan teknik library research dan menggunakan metode kualitatif. Teknik analisis data menggunakan deskriptif analis, dan penulis menggunakan pola pokir deduktif yang selanjutnya akan disusun secara sistematis sehingga menjadi data yang konkrit terkait teori Saddu Adh-Dhariah, kemudian ditarik kesimpulan yang bersifat khusus mengenai imbauan kepala BKKBN untuk menunda kehamilan selama masa pandemi covid khususnya teruntuk pasangan usia subur menurut Saddu AdhDhariah. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwasanya dengan masih adanya Covid-19, maka terkait penundaan kehamilan khususnya untuk pasangan usia subur sebaiknya untuk menunda kehamilannya terlebih dahulu demi untuk keselamatan ibu dan bayi nantinya, dengan memperhatikan beberapa faktor, diantaranya faktor kesehatan, faktor psikologi, dan faktor ekonomi.. Dengan imbauan tersebut merupakan sebuah ikhtiar untuk menjaga keselamatan (khususnya pasangan usia subur) yang akan merencanakan kehamilan selama masa pandemi. Berkaitan dengan analisis Saddu Adh-Dhariah , imbauan kepala BKKBN tentang penundaan kehamilan selama masa pandemi ini sesuai dengan maksud Saddu Adh-Dhariah yaitu menghindarkan suatu perbuatan yang tidak dilarang oleh syara’ tetapi perbuatan itu dapat mendatangkan suatu kerusakan. Dengan menunda kehamilan dimasa pandemi ini lebih diutamakan dengan dasar mencari maslahat dan menjauhkan dari madharat. Selaras dengan hasil temuan diatas, kepada masyarakat, demi menciptakan keselamatan bagi calon ibu dari pasangan usia subur maka sebaiknya terlebih dahulu melakukan penundaan kehamilan di masa pandemic Covid-19 ini dan mengikuti imbauan dari kepala BKKBN, dan kepada BKKBN, penulis berharap adanya pengawasan dari BKKBN terkait imbauan dari kepala BKKBN agar dapat terselenggara dengan baik dengan selalu melaksanakan sosialisasi di tempat yang jauh dari fasilitas kesehatan atau ditempat terpencil sekaligus agar setiap lapisan masyarakat bisa memahami secara luas mengenai dampak dari Covid-19 terhadap keselamatan ibu dan janin yang dikandungnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Satria, Bobbymbobsatriia@gmail.comC01216007
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorChudlori, M. Zayinzayinch@gmail.com2020125601
Subjects: Hukum Islam > Keluarga Berencana
Keywords: Penundaan kehamilan; pandemi Covid-19
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 15 Feb 2022 10:26
Last Modified: 15 Feb 2022 10:26
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/52112

Actions (login required)

View Item View Item