Peranan Kh. Ahmad Nur Syamsi Al Hafidz dalam Membentuk Masyarakat Penghafal Alquran di Pondok Pesantren Ta’lim dan Tahfidzul Quran An Nur Desa Glatik Ujung Pangkah Gresik Tahun 1998-2010 M.

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hasanah, Nur Cholidah (2016) Peranan Kh. Ahmad Nur Syamsi Al Hafidz dalam Membentuk Masyarakat Penghafal Alquran di Pondok Pesantren Ta’lim dan Tahfidzul Quran An Nur Desa Glatik Ujung Pangkah Gresik Tahun 1998-2010 M. Undergraduate thesis, UIN Sunan ampel surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (568kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (350kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam skiripsi ini adalah (1) Bagaimana genealogi KH. Ahmad Nur syamsi? (2) Bagaimana peran KH. Ahmad Nur Syamsi dalam membentuk Masyarakat Penghafal Alquran? (3) Bagaimana gambaran metode penghafal Alquran yang digunakan oleh KH. Ahmad Nur Syamsi bagi masyarakat penghafal Alquran? (4) bagaimana perkembangan penghafal Alquran pada masa kepemimpinan KH. Ahmad Nur Syamsi?. Dalam menjawab permasalahan ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap yakni, (1) heuristik dengan teknik mengumpulkan data dengan cara wawancara dan data-data yang ditemukan berupa Akta pendirian pondok pesantren dari Notaris, dan foto-foto pengajaran Alquran bagi warga Desa Glatik, (2) kritik, (3) Interpretasi, (4) historiografi. Pembahasan dalam skripsi ini menggunakan pendekatan yang dipakai adalah historis deskriptif dan teori yang digunakan adalah peran yang dikemukakan oleh Biddle dan Thomas serta teori kepemimpinan kharismatik yang dikemukakan oleh Max Weber. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa KH. Ahmad Nur Syamsi lahir di Desa Glatik tanggal 06 Juni 1962. Anak pertama dari tujuh bersaudara, orang tuanya bernama Iyamal dan Solikah, istrinya bernama Sudarwati. KH. Ahmad Nur Syamsi mempunyai tiga putra dan satu putri. KH. Ahmad Nur Syamsi sangat berpera dalam masyarakat Desa Glatik khususnya menjadikan Desa Glatik masyarakatnya pandai menghafal Alquran 30 juz bil Ghoib. Metode yang digunakan dalam menghafal Alquran yakni: bin-nadhor (melihat Mushaf), bil ghoib (hafalan), tikrar (pengulangan hafalan) dan evaluasi hafalan. Perkembangan penghafal Alquran sejak KH. Ahmad Nur Syamsi berperan sampai wafat terdiri dari beberapa periode antara lain: periode 1985-1990 terdapat sepuluh orang, periode 1991-1995 terdapat tujuh orang, periode 1996-2000 terdapat tiga orang, periode 2000-2005 terdapat lima orang, dan periode 2005-2010 terdapat enam orang. Dari semua periode tersebut adalah hatam Alquran 30 juz bil ghoib.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hasanah, Nur Cholidahcholidahhasanah@gmail.comA02212084
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN/NIP
Thesis advisorMuhdi, Aliam_unair@yahoo.co.id, muhdi@uinsby.ac.id, aliuinsabaya@gmail.com2026067203
Subjects: Sejarah > Islam
Sejarah
Uncontrolled Keywords: KH. Ahmad Nur Syamsi; Hafizd
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: cholidah hasanah
Date Deposited: 06 Apr 2016 01:40
Last Modified: 05 Dec 2019 02:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/5199

Actions (login required)

View Item View Item