تغييرات الأوزان العروضية وقافيتها في شعر "نشيد الجبار" لأبي القاسم الشابي

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Cahyani, Rahmawati Ida (2022) تغييرات الأوزان العروضية وقافيتها في شعر "نشيد الجبار" لأبي القاسم الشابي. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Rahmawati Ida Cahyani_A91217074.pdf

Download (2MB)

Abstract

Syair atau puisi merupakan gubahan karya sastra yang amat digemari oleh bangsa Arab sejak zaman jahiliyah. Penulisan puisi Arab klasik masih terikat dengan aturan ilmu arudh dan ilmu qawafi, yang digunakan sebagai rumus untuk mengetahui kebenaran, kerusakan, dan perubahan yang terdapat pada wazan suatu puisi, serta untuk mengetahui jenis rima suatu puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan wazan yang terdapat dalam syair "Nasyid al-Jabbar" karya Abu al-Qasim al-Syabi dan apa saja kaidah-kaidah qafiyah yang terdapat di dalamnya. Penulis memilih syair "Nasyid al-Jabbar" karena termasuk dalam kategori syair klasik dan memuat pelajaran penting mengenai keberanian, ketabahan dalam menghadapi cobaan, tidak mudah putus asa dan tidak membenci nasib atau peristiwa apa pun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan cara menentukan data, mengklasifikasi data sesuai dengan pertanyaan penelitian, menganalisis dan mendeskripsikan data berdasarkan teori ilmu arudh dan qawafi, kemudian menarik kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bahar yang digunakan dalam syair “Nasyid al-Jabbar” karya Abu al-Qasim al-Syabi yang terdiri dari 36 bait adalah bahar kamil. Arudhnya adalah shohihah dan mudhmarah, sedangkan dharabnya adalah maqthu'. Zihaf yang terdapat dalam syair tersebut semuanya idhmar sejumlah 104 taf’ilah. ‘Illatnya yaitu qatha’ sejumlah 11 taf’ilah dan gabungan dari keduanya (zihaf dan‘illat) sejumlah 26 taf’ilah. Syair “Nasyid al-Jabbar” termasuk dalam syair dengan qafiyah hamzah karena rawi di seluruh bait berakhiran dengan huruf hamzah. Washalnya yaitu ya' dan ridf atau mad yang berada di belakang rawi adalah huruf alif. Harakat qafiyah diantaranya adalah mujra dengan harakat kasrah, dan hadzwunya adalah fathah. Anwa’ al-Qafiyah yakni al-Muthlaqah al-Mardufah dan tidak terdapat 'Uyubul qafiyah. Nama qafiyah pada syair “Nasyid al-Jabbar” karya Abu al-Qasim al-Syabi yaitu al-Mutawatir.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Cahyani, Rahmawati Idaidacahyani34@gmail.comA91217074
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuntaha, Muntaha--2012075901
Subjects: Bahasa Arab
Kesusastraan > Kesusastraan Arab
Sastra
Keywords: Perubahan wazan; Ilmu arudh; Qawafi; Abu al-Qasim al-Syabi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Rahmawati Ida Cahyani
Date Deposited: 09 Mar 2022 04:55
Last Modified: 09 Mar 2022 04:55
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/51778

Actions (login required)

View Item View Item