Studi perbandingan ritual kamis putih di gereja katolik kelahiran santa perawan maria Surabaya dan gereja kristen jawi wetan Tropodo Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ikrima, Nita (2022) Studi perbandingan ritual kamis putih di gereja katolik kelahiran santa perawan maria Surabaya dan gereja kristen jawi wetan Tropodo Sidoarjo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nita Ikrima_E02217029.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul “Studi Perbandingan Ritual Kamis Putih di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya dan Gereja Kristen Jawi Wetan Tropodo Sidoarjo” yang ditulis sebagai salah satu syarat mendapat gelar sarjana ini dilatarbelakangi oleh keinginan penulis untuk menelaah ritual Kamis Putih, yang meski menjadi keyakinan dua agama (Katollik dan Protestan) namun memiliki prosesi liturgi, kesakralan, dan tradisi berbeda. Kamis Putih menarik dikaji karena keyakinan dalam ritual Kamis Putih menjadikan manusia merasakan kehadiran Tuhan dan mendapat pengampunan dosa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bertumpu pada wawancara dan observasi sebagai sumber data utama. Skripsi ini bermaksud menjelaskan makna dan tatacara ritual Kamis Putih serta menganalisis perbandingan antara ritual Kamis Putih yang dilakukan di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria (Kelsapa) Surabaya untuk perspektif Katolik dan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tropodo Sidoarjo untuk perspektif Protestan. Penelitian ini menggunakan teori Rudolf Otto tentang Nomina, Rasionalitas, dan Mysterium untuk menganalisis persamaan dan perbedaan antara ritual Kamis Putih yang dilakukan di kedua Gereja tersebut. Persamaan ritual Kamis Putih dari kedua Gereja tersebut adalah untuk mengenang pelayanan yang dilakukan Yesus sebelum kematiannya. Sedangkan perbedaan yang paling mendasar dari kedua Gereja tersebut terletak pada hal teologi yaitu sebuah Liturgi, dimana dalam Katolik sangat mensakralkan sebuah Liturgi dan harus dilakukan sesuai dengan urutan yang sudah ditentukan, sedangkan dalam Protestan tidak terlalu menekankan Liturgi. Selain itu perbedaan lainnya terletak pada penyebutan nama tentang perjamuan dan waktu pelaksanannya. Dalam Katolik, Ekaristi dilakukan bersama dengan upacara pembasuhan kaki pada hari Kamis Putih. Sedangkan dalam Protestan, Perjamuan Kudus dilakukan pada hari jumat dan berbeda hari dengan pembasuhan kaki yang dilakukan pada Kamis Putih.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ikrima, Nitanitaikrima299@gmail.comE022170229
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSiddiq, Akhmada.siddiq@uinsby.ac.id2009087702
Subjects: Budaya - Agama
Kristen
Teologi
Keywords: Ritual Kamis Putih; Gereja Katolik; GKJW.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Studi Agama - Agama
Depositing User: Nita Ikrima
Date Deposited: 28 Jan 2022 15:47
Last Modified: 28 Jan 2022 15:47
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/51716

Actions (login required)

View Item View Item