Budaya merokok kalangan remaja kelas menengah kebawah di Desa Sedatigede Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo: tinjauan teori Burrhusm Frederic Skinner

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wicaksono, Kukuh Galih (2021) Budaya merokok kalangan remaja kelas menengah kebawah di Desa Sedatigede Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo: tinjauan teori Burrhusm Frederic Skinner. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Kukuh Galih Wicaksono_I73215064.pdf

Download (2MB)

Abstract

Konteks permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini ialah bagaimana bentuk budaya perilaku merokok remaja kalangan menengah kebawah dalam lingkungan bermasyarakat dengan keadaan ekonomi mereka yang cukup. Namun dari satu rumusan masalah tersebut terdapat sub pembahasan lain didalamnya, antara lain (1) penyebab remaja kalangan menengah kebawah merokok, (2) bagaimana dampak yang ditimbulkan, (3) serta tanggapan orangtua mengenai budaya merokok pada remaja kalangan menengah kebawah tersebut.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam melihat budaya merokok remaja kalangan menengah kebawah tersebut menggunakan teori Burrhusm Frederic Skinner yang berbicara tentang behavioral sosiologi dalam mengaitkannya dengan tema penelitian ini. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Penyebab remaja kelas menengah kebawah merokok kasusnya sebagai perokok aktif sekarang mereka setidaknya sudah pernah mencoba merokok sebelum menginjak fase remaja seperti saat ini. Faktor pertemanan dan pergaulan lingkungan juga berpengaruh dalam pembentukan karakter remaja dalam perkembangannya. (2) Masalah yang sering terjadi pada remaja kelas menengah kebawah adalah perilaku boros dan konsumtif menjadi faktor yang paling penting terhadap para remaja ini. Kesulitan untuk mengumpulkan atau menabung uang dirasa sangat sulit. Mereka lebih suka membakar uang mereka dengan merokok dibanding dengan menyisihkan uang saku mereka untuk kebutuhan remaja tersebut apabila mereka ingin sesuatu yang dirasa itu lebih penting daripada sekedar rokok saja. Mereka juga sangat tergantung dengan orang tua dalam membiayai kebutuhannya sehari-hari. (3) Peran orang tua atau keluarga sangat penting. Dimulai dari keluarga inilah remaja mulai melihat dan belajar dari apa yang dilakukan atau diperankan kedua orang tuanya sehari-hari. Peran orang tua yang baik akan menjadi kontrol yang baik pula demi perkembangan anaknya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wicaksono, Kukuh Galihkgwicaksono@gmail.comi73215064
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuttaqin, Husnulhusnulfikr@uinsby.ac.id2020017801
Subjects: Kenakalan Anak dan Remaja
Remaja, Gaya hidup
Budaya
Keywords: Budaya Merokok; Remaja Kelas Menengah Kebawah; Teori Behaviorisme Sosiologi; B.F. Skinner.
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Kukuh Galih Wicaksono
Date Deposited: 19 Oct 2021 02:51
Last Modified: 19 Oct 2021 02:51
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/50650

Actions (login required)

View Item View Item