Penerapan Metode Ordinary Kriging Pada Pendugaan Kadar Karbon Monoksida (CO) Di Udara Tahun 2020: studi Kasus pencemaran udara Kota Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wulandari, Risza Asih (2021) Penerapan Metode Ordinary Kriging Pada Pendugaan Kadar Karbon Monoksida (CO) Di Udara Tahun 2020: studi Kasus pencemaran udara Kota Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Risza Asih Wulandari_H72217037.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pencemaran udara adalah permasalahan serius yang harus segera ditanggulangi dengan penanganan yang tepat dan cepat, salah satu gas polutan pencemaran yang paling berbahaya bahkan disebut sebagai \textit{sillent killer} adalah Karbon Monoksida (CO). CO adalah gas polutan yang tak memiliki rasa, bau dan warna sehingga akan sulit terdeteksi. Telah dilakukan penanganan agar dapat mengetahui tingkat konsentrasi dan status pencemaran oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Surabaya, namun tidak terealisasikan dengan sempurna karena terhalang dengan dana yang cukup besar untuk sebuah alat deketsi polutan CO yang seringkali rusak dan membutuhkan waktu yang lama. Penelitian ini memberikan cara lain untuk mengetahui tingkat konsentrasi dan status pencemaran CO di suatu wilayah dengan metode interpolasi geostatistik data spasial yaitu metode ordiary kriging. Metode tersebut dapat memberikan penaksiran yang digunakan untuk menduga nilai pada suatu titik sampel pengukuran , dengan menggunakan model semivariogram yang bertujuan untuk memvisualisasikan, memodelkan dan dapat mengeksploitasi adanya autokorelasi spasial dari variabel yang teregionalisasi. Penelitian ini membandingkan nilai semivariogram eksperimental dengan beberapa model semivariogam teoritis yaitu spherical, exponential dan gaussian. Berdasarkan analisis pengolahan data didapatkan satu model terbaik yaitu model exponential dengan nilai MAPE sangat baik yaitu 9.294% sehingga hasil pendugaan kandungan karbon monoksida (CO) pada titik ke-44 yaitu kelurahan Karang Pilang dengan koordinat (112.694786 ; 7.342898) memiliki nilai CO terendah sebesar 1571.095 \mu g/Nm^3 dan titik ke-76 yaitu kelurahan Pakal dengan koordinat (112.625402 ; 7.239948) sebesar 3338.975 \mu g/Nm^3 memiliki nilai tertinggi dan memiliki nilai rata-rata keseluruhan Kota Surabaya sebesar 2315.865 \mu g/Nm^3. Sehingga Kota Surabaya memiliki status aman paparan karbon monoksida (CO).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wulandari, Risza Asihriszaasihwulandari@gmail.comH72217037
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIntan, Potroue Keumalaputroue@uinsby.ac.id198805282018012001
Thesis advisorHakim, Lutfilutfihakim@uinsby.ac.id197312252006041001
Subjects: Matematika
Keywords: Pencemaran Udara; Karbon Monoksida (CO); Ordinary Kriging; Semivariogram; MSE.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Matematika
Depositing User: Risza Asih Risza Sumaji
Date Deposited: 18 Aug 2021 02:21
Last Modified: 18 Aug 2021 02:21
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/49613

Actions (login required)

View Item View Item