Analisis kualitas dan kehujjan Hadis tentang dampak riba nomor indeks 20951.

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Alfattah, Nofarendra Firdyan (2021) Analisis kualitas dan kehujjan Hadis tentang dampak riba nomor indeks 20951. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nofarendra Firdyan Alfattah_E95214037.pdf

Download (2MB)

Abstract

Harta Haram merupakan salah satu sumber kebinasaan manusia. Terlebih harta haram yang mendapat ancaman sangat besar, seperti hal nya riba. Allah pun melarang umat Islam memakan riba dan memerintahkan agar mereka memelihara diri, supaya mereka berhasil dan baik. Riba sendiri merupakan persoalan klasik yang kerap diabaikan oleh umat Islam, mereka bekerja dan berbisnis mengandalkan teori ekonomi murni. Dengan modal sekecil-kecilnya, berusaha meraih keuntungan sebesar-besarnya. Hadits ini menunjukkan bahwa dosa riba adalah dosa yang sangat buruk karena dia adalah kejahatan yang senilai dengan kejahatan zina tiga puluh enam kali padahal zina sekali saja adalah kejahatan yang sangat buruk bagaimana lagi jika sampai berkali kali. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan dalam latar belakang dan telah diidentifikasikan permasalahan nya adalah dari kualitas hadis Dampak Riba, Kehujjahan hadis tersebut dan juga penjelasan atau pemaknaan hadis tersebut. Metodologi penelitian dalam hadis tentng dampak Riba Musnad ahmad bin Hanbal no 20951 menggunakan metode kulitatif (Search library) . Hadis Dampak Riba pada riwayat Imam Ahmad ibn Hanbal No. Indeks 20951 berstatus Sahih lidzatihi, karena para perawi hadisnya tergolong thiqah, pada matannya berstatus s}ahih dan dapat dijadikan hujjah Pennjelasan hadis Memakan satu dirham riba lebih buruk dari tigapuluh enam kali zina pada hadis musnad Imam Ahmad ibn Hanbal No. Indeks 20951 yakni dalam sabda Nabi Muh}amm>ad Saw. yakni. Dalam kutipan hadis riwayat ahmad bin hanbal “Satu dirham hasil riba yang dimakan seseorang sementara ia mengetahuinya, itu lebih buruk dari tigapuluh kali berzina” . Dalam hal ini hadis tersebut menekankan bahwasannya memakan Riba adalah haram dan dilarang oleh Islam dengan di umpamakan dalam 36 kali berzina tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Alfattah, Nofarendra Firdyanuciha11rendra@gmail.comE95214037
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSucipto, Muhammad Hadihadi_hz@uinsby.ac.id2010037502
Subjects: Riba
Keywords: kata أكل atau kata دِرْهَمٌ رِبً
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Hadis
Depositing User: Nofarendra Firdyan Alfattah
Date Deposited: 26 Jul 2021 05:46
Last Modified: 26 Jul 2021 05:46
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48911

Actions (login required)

View Item View Item