PROFIL ABSTRAKSI SISWA KELAS IX DITINJAU DARI KEMAMPUAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mukarromah, Tsuwaibatul (2016) PROFIL ABSTRAKSI SISWA KELAS IX DITINJAU DARI KEMAMPUAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (305kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (7MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (16MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (519kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kemampuan abstraksi dalam pendidikan matematika merupakan kemampuan dalam memahami konsep matematis yang meliputi abstraksi sebagai proses juga hasil. Abstraksi dan Rigorous Mathematical Thinking sama-sama berkaitan erat dengan fungsi kognitif seorang siswa, sehingga penelitian ini ingin menggambarkan bagaimana kemampuan abstraksi siswa jika ditinjau dari kemampuan RMT yang dimiliknya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan profil abstraksi yang dimiliki siswa
kelas IX yang berkemampuan level 1, 2, dan 3 dari fungsi kognitif RMT pada materi Geometri dimensi tiga. Pendeskripsian abstraksi ini lebih ditunjukkan pada atribut apa yang digunakan subjek ketika melakukan aktifitas-aktifitas abstraksi yang meliputi aktifitas mengenali, merangkai, dan mengkonstruk. Kemampuan berpikir matematis rigor terdiri dari tiga tingkatan fungsi
kognitif, yaitu level 1 (berpikir kualitatif), level 2 (berpikir kuantitatif), dan level 3 (berpikir relasional abstrak). Untuk penelitian ini, dari tiap level diambil dua siswa sebagai subjek penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasar
pada tes berpikir matematis rigor yang dilakukan di kelas IX-A MTs Negeri Ponorogo. Selanjutnya, data abstraksi diambil dari subjek penelitian, dengan dua
teknik, yaitu tes tertulis dan metode wawancara think aloud. Penelitian ini menghasilkan gambaran bahwa siswa dari semua level Rigorous Mathematical Thinking cenderung menggunakan atribut rutin saat aktivitas mengenali
dan saat menuliskan ciri-ciri bangun ruang. Siswa level 1 dan 2 cenderung mendefinisikan dengan tidak akurat, sedangkan level 3 cenderung kurang akurat.
Aktifitas merangkai dan mengorganisir ciri yang sama tidak mampu dilakukan oleh siswa level 1. Merangkai ciri yang sama mampu dilakukan dengan cukup benar oleh
siswa level 2, sedangkan siswa level 3 mampu namun kurang benar. Aktifitas mengkonstruk mampu dilakukan oleh siswa level 2 namun cenderung tidak benar,
begitu juga untuk siswa level 3 mampu dan cenderung cukup benar.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mukarromah, Tsuwaibatulmukarromah.tsuwaibah@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Matematika
Pendidikan > Hasil Belajar
Uncontrolled Keywords: Abstraksi; Geometri dimensi tiga; Rigorous Mathematical Thinking
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Tsuwaibatul Mukarromah
Date Deposited: 28 Mar 2016 02:11
Last Modified: 28 Mar 2016 02:11
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/4844

Actions (login required)

View Item View Item