Al-Qur’an sebagai terapi psikis dan fisik: studi ruqyah pada Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ulum, Khoirul (2021) Al-Qur’an sebagai terapi psikis dan fisik: studi ruqyah pada Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Yogyakarta.

[img] Text
Khoirul Ulum_F3416015.pdf

Download (4MB)

Abstract

Praktik pengobatan penyakit baik fisik maupun psikis oleh Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JR) mendapat kepercayaan yang relatif tinggi di masyarakat Bondowoso. Peralihan pengobatan dari medis ke non medis-spitual menjadi hal menarik untuk diteliti karena cara tersebut dianggap efektif. Oleh sebab itu, penelitian ini mencoba mengungkap terapi psikis dan fisik melalui pendekataan qurani Alquran. Tiga pertanyaan pokok yang ingin dijawab dalam disertasi ini yaitu, Pertama: Bagaimana praktik ruqyah JRA dalam melakukan terapi psikis dan fisik di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur?. Kedua: Apa makna praktik ruqyah bagi pelaku ruqyah dan pasien JRA Bondowoso? Ketiga: Bagaimana dampak ruqyah JRA terhadap kesehatan psikis dan fisik pasien?. Oleh karenanya penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dengan pemaparan data secara diskriptif-analitis. Agar masalah dapat diurai dengan tajam, teori yang digunakan adalah teori resepsi Wolfgang Iser, Psikoterapi Gestalt dan psikospiritual Islam. Hasil penelitan menunjukkan bahwa, Pertama: praktik ruqyah JRA Bondowoso adalah upaya pengobatan penyakit psikis dan fisik yang menimpa pasien melalui pendekatan psikologis dan spiritual. Terdapat beberapa tahap dalam melakukan terapi yaitu teknis ritual-spiritual dan psikologi sebagai upaya penyembuhan penyakit pasien yang mengalami krisis dan polaritas antara tubuh dan pikiran, emosi dan kenyataan. Kedua: Rukyah bagi JRA Bondowoso adalah media pengobatan penyakit psikis maupun fisik. Pasien memandang ayat Alquran dalam praktik rukyah sebagai obat pertama dan utama dalam penyembuhan berbagai macam penyakit. Temuan ketiga menunjukkan bahwa pengaruh terapi ruqyah terhadap pasien dibagi menjadi dua kategori, yaitu sembuh total dan sembuh tapi tidak total. Sembuh total bagi pasien yang mengalami penyakit kejiwaan seperti terkena jin, sihir, kesurupan, medis yang ringan. Kategori kedua sembuh tapi tidak total, yaitu bagi pasien yang terkena penyakit dalam waktu yang lama dan kronis. Pasien yang kedua ini biasanya dilakukan terapi secara berulang-ulang dan dibantu dengan obat-obatan herbal. Implikasi teoretik hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan penyakit psikis maupun fisik tidak hanya bisa disembuhkan dengan pendekatan medis, tapi juga melalui pendekatan qurani sebagai alternatif penyembuhan penyakit pasien.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ulum, Khoirulk_ulum@yahoo.comF53416015
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAziz, Husein--2003015601
Thesis advisorAsiyah, Siti Nurnurays72@yahoo.co.id2027097201
Subjects: Cerita dalam Al Qur'an
Keywords: Al Qur'an; Ruqyah; Resepsi; Psikologi; Spiritual dan Terapi.
Divisions: Program Doktor > Studi Islam
Depositing User: Khoirul Ulum
Date Deposited: 04 Jul 2021 09:53
Last Modified: 04 Jul 2021 09:53
URI: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/48228

Actions (login required)

View Item View Item